SuaraMalang.id - Pembangunan gorong-gorong di Jalan Bromo mengakibatkan perlunya pemindahan dan rekayasa jaringan pipa air bersih milik Perumdam Among Tirto Kota Batu.
Dampaknya, pasokan air bersih ke 10 wilayah dipastikan akan terganggu selama proses pemindahan pipa berlangsung.
"Kami informasikan kepada pelanggan Perumdam Among Tirto di 10 wilayah akan mengalami gangguan air bersih. Hal ini disebabkan karena pekerjaan pembangunan gorong-gorong di Jalan Bromo yang mengharuskan adanya rekayasa jaringan pipa air," kata Edy, Direktur Perumdam Among Tirto, Selasa (12/11/2024).
Edy menjelaskan bahwa rekayasa pipa dilakukan untuk menjaga fungsi gorong-gorong yang sedang dibangun.
Proses pemindahan dan perbaikan jaringan pipa diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 8 jam, dimulai pada pukul 19.00 WIB, dan normalisasi aliran air diperkirakan berlangsung hingga 48 jam, bergantung pada wilayah.
Sepuluh wilayah yang terdampak pemindahan pipa ini meliputi:
- Pipa transmisi 8 inci: Oro-oro Ombo, Tlekung, dan Junrejo.
- Pipa transmisi 6 inci: Sisir, Temas, Beji, Torongrejo, Mojorejo, dan Pendem.
- Pipa transmisi 4 inci: Temas.
- Pipa distribusi 2 inci: Sisir.
Perkiraan waktu normalisasi aliran air berbeda-beda berdasarkan jenis pipa yang digunakan.
Aliran air di pipa transmisi 8 inci membutuhkan waktu hingga 48 jam untuk kembali normal, pipa transmisi 6 inci diperkirakan memerlukan 24 jam untuk wilayah Sisir, Beji, Torongrejo, Mojorejo, dan Pendem, serta 20 jam untuk sebagian wilayah Sisir dan Temas.
Sementara itu, pipa transmisi 4 inci membutuhkan waktu sekitar 18 jam, dan pipa distribusi 2 inci diperkirakan normal kembali dalam 10 jam.
Baca Juga: Habis Dilebarin Malah Jadi Tempat Parkir, DPRD Batu Kritik Dishub
Edy berharap masyarakat yang terdampak dapat bersabar selama proses pemindahan dan normalisasi jaringan berlangsung.
"Kami akan berupaya mempercepat proses ini agar pelanggan dapat kembali menikmati layanan air bersih dengan normal secepat mungkin," pungkasnya.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Habis Dilebarin Malah Jadi Tempat Parkir, DPRD Batu Kritik Dishub
-
Parkir Liar di Kota Batu Disorot, Kepuasan Pelayanan Publik Masih Rendah
-
KriDa Janjikan Posyandu Modern untuk Tekan Stunting dan Kematian Ibu-Anak di Kota Batu
-
Juarai Indonesian Downhill 2024, Ayu Triya Andriana Taklukkan Pembalap Selandia Baru
-
Firhando Gumelar Nilai Kota Batu Punya Syarat untuk Berkelas Dunia
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Kota Malang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Nataru 2026, Begini Skema Dishub
-
Pengamanan Wisata Malang Diperketat Jelang Nataru, Polisi Siaga di 183 Destinasi Favorit!
-
54 Napi Lapas Kelas I Malang Dapat Remisi Natal 2025, Tak Ada yang Langsung Bebas!
-
Arema FC vs Madura United Berakhir Dramatis, Duel Sengit di Kanjuruhan Gagal Beri Tiga Poin
-
Laga Arema FC vs Madura United, Stadion Kanjuruhan Dikawal Ketat 758 Personel Gabungan