- Megawati tidak pernah diumumkan polisi sebagai tersangka kasus ijazah.
- Polda Metro Jaya tetapkan delapan tersangka penyebaran berita bohong.
- Informasi Facebook sebut Megawati tersangka dipastikan tidak berdasar.
SuaraMalang.id - Isu Megawati jadi tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi kembali beredar di media sosial. Sebuah unggahan di Facebook menarasikan Presiden ke-5 Indonesia, Megawati Soekarnoputri, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam polemik yang menyeret ijazah Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo.
Dalam unggahan itu, Megawati jadi tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi dikaitkan dengan tudingan bahwa Megawati disebut sebagai dalang di balik kegaduhan. Narasi tersebut juga menyebut sejumlah pihak telah menerima vonis penjara.
Berikut isi narasi yang beredar dalam unggahan tersebut terkait cek fakta Megawati jadi tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi:
“TAK BISA BERKELIT.. MEG4WATI JADI TERS4NGKA OTAK GADUH ISU IJAZAH PAK JOKOWI
ROY CS MASUK PENJARA VONIS AKHIRNYA DIJATUHKAN”
Lalu, benarkah klaim tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta, informasi yang beredar tidak benar. Tidak ditemukan pernyataan resmi dari kepolisian yang menetapkan Megawati sebagai tersangka dalam perkara dugaan ijazah palsu yang dikaitkan dengan Jokowi.
Sebaliknya, Polda Metro Jaya sebelumnya telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka terkait dugaan penyebaran berita bohong dan manipulasi dokumen pada November 2025. Penetapan itu dibagi dalam dua klaster.
Untuk klaster kedua, nama yang diumumkan antara lain Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, dan Tifauziah Tyassuma. Sementara klaster pertama terdiri dari Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, M. Rizal Fadillah, Rustam Effendi, serta Damai Hari Lubis.
Dalam perkembangannya, polisi juga telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan atau SP3 terhadap dua nama, yakni Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.
Proses hukum lainnya masih berjalan. Penyidik terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi, ahli, pelapor, hingga para tersangka. Polisi pun telah meminta keterangan dari Joko Widodo di Surakarta, Jawa Tengah, pada Rabu (11/2) guna melengkapi berkas laporan.
Berdasarkan rangkaian fakta tersebut, cek fakta Megawati jadi tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi menunjukkan bahwa kabar yang beredar di Facebook tidak memiliki dasar dan tidak sesuai dengan keterangan resmi aparat penegak hukum.
Kesimpulan
Klaim Megawati ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu Jokowi adalah hoaks.
Berita Terkait
-
Megawati Minta Kemenkes Jangan Kutik-Kutik BPJS: Saya yang Bikin untuk Rakyat!
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi
-
Said Didu Prediksi Masa Jabatan Prabowo Hanya 2 Tahun, Singgung Adanya Skenario 'Kudeta Senyap'
-
Tak Banyak yang Tahu, Pramono Anung Ternyata Punya Peran Khusus di Antara Megawati dan SBY
-
Pengamat Sebut 2029 Jadi Penentu Nasib Dinasti Politik Jokowi: Kalau PSI Gagal, Wassalam!
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Raih Pengakuan Internasional, Hery Gunardi Sabet Gelar Best CEO
-
BRI Perkuat Transformasi Digital Bisnis lewat Tampilan Baru Qlola New Skin
-
BRI Dorong Integrasi Ekosistem Emas untuk Perkuat Keuangan Nasional
-
131 Lokasi Serentak, BRI KKB National Expo Perkuat Akses Pembiayaan Kendaraan dan Raih Rekor MURI
-
Petaka Cemburu Buta di Kamar Asrama: Mahasiswa Kesehatan di Malang Habisi Nyawa Sahabat Sendiri