-
Tidak ada pengumuman resmi pencopotan Bahlil dari pemerintah.
-
Pertemuan Jonan dan Presiden bahas masukan kebijakan.
-
Klaim pergantian Menteri ESDM Februari 2026 adalah hoaks.
SuaraMalang.id - Isu Bahlil dicopot dari kursi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) beredar luas di Facebook. Narasi yang viral menyebut Bahlil dicopot dan posisinya bakal diisi Ignasius Jonan pada Februari 2026.
Dalam unggahan itu, disebutkan Bahlil dicopot setelah muncul berbagai kritik terhadap kebijakan di kementerian. Pertemuan antara Ignasius Jonan dan Presiden pun dikaitkan sebagai sinyal pergantian.
Klaim tersebut berbunyi, “BAHLIL DI DEPAK DARI ISTANA, PRABOWO BERI SINYAL KUAT SOSOK PENGGANTI. IGNASIUS JONAN DISEBUT PURBAYA KE DUA,” serta menyebut pertemuan Jonan dengan Presiden sebagai tanda akan terjadinya reshuffle karena Bahlil dicopot.
Unggahan tersebut juga diberi narasi:
“Setelah gelombang kritik dan kemarahan publik terhadap kebijakan-kebijakannya di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Presiden Prabowo Subianto dikabarkan mulai kehilangan kepercayaan. Dan di tengah situasi panas itu, Ignasius Jonan, mantan Menteri Perhubungan yang dulu dipecat oleh Presiden Jokowi karena menolak tunduk pada kebijakan yang ia nilai tak berpihak pada rakyat, tiba-tiba dipanggil ke Istana Negara.
Apakah ini sekadar pertemuan biasa?
Atau sinyal kuat bahwa Jonan akan ditarik kembali ke kabinet untuk menggantikan Bahlil sebagai Menteri ESDM? Pertemuan ini menimbulkan spekulasi besar di publik — tentang arah baru pemerintahan Prabowo dan kemungkinan reshuffle besar-besaran. Jonan dikenal sebagai sosok tegas, jujur, dan tidak bisa disetir kekuasaan, sementara Bahlil dinilai semakin jauh dari kepentingan rakyat akibat kebijakan yang sektor energi.”
Lantas, benarkah Bahlil dicopot dari jabatan Menteri ESDM dan digantikan Jonan pada Februari 2026?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta, tidak ada informasi resmi yang membenarkan klaim tersebut. Berdasarkan laman resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga saat ini. Tidak ada pengumuman pemerintah mengenai pemberhentian ataupun penggantian dirinya.
Sementara itu, pertemuan antara Ignasius Jonan dan Prabowo Subianto pada 3 November 2025 di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, berlangsung untuk berbagi pandangan mengenai diplomasi serta berbagai program pro rakyat yang dijalankan pemerintah.
Jonan menyatakan diskusi tersebut bertujuan memberikan masukan terkait kebijakan pemerintahan. Pertemuan itu tidak membahas rencana pengangkatan dirinya sebagai menteri.
Kesimpulan
Kabar yang menyebut Bahlil dicopot dari jabatan Menteri ESDM dan akan digantikan Ignasius Jonan pada Februari 2026 tidak memiliki dasar. Informasi tersebut merupakan hoaks.
Berita Terkait
-
Bahlil Bawa Kabar Kurang Enak Soal CNG
-
Singapura Jadi Beli Listrik dari RI, Tapi Harganya Belum Deal
-
Jangan Tertipu! Video Erupsi Anak Krakatau Itu Hoaks, Ini Radius Bahaya yang Sebenarnya
-
Adu Domba Digital Borneo: Sisi Lain Hoaks Hubungan RI-Malaysia
-
Harga LNG Murah Ternyata Hanya Berlaku di Jawa Barat, Said Iqbal Cari Bahlil
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Angkot Malang Gratis bagi Pelajar Mulai Juli 2026: Hemat di Ongkos, Nyaman Sampai Sekolah
-
Mantri BRI Arungi Laut Demi Layani Masyarakat di Kabupaten Banggai Kepulauan
-
Cegah Fraud, BRI Aktif Lakukan Deteksi dan Investigasi pada Dugaan Tindak Pidana
-
Bayi Ditemukan Tewas di Saluran Air Malang dengan Tali Pusar Masih Menempel
-
Polresta Malang Gulung Sindikat Pil Koplo Setengah Juta Butir