Riki Chandra
Sabtu, 14 Februari 2026 | 17:58 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. [Antara]
Baca 10 detik
  •  Tidak ada pengumuman resmi pencopotan Bahlil dari pemerintah.

  • Pertemuan Jonan dan Presiden bahas masukan kebijakan.

  • Klaim pergantian Menteri ESDM Februari 2026 adalah hoaks.

SuaraMalang.id - Isu Bahlil dicopot dari kursi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) beredar luas di Facebook. Narasi yang viral menyebut Bahlil dicopot dan posisinya bakal diisi Ignasius Jonan pada Februari 2026.

Dalam unggahan itu, disebutkan Bahlil dicopot setelah muncul berbagai kritik terhadap kebijakan di kementerian. Pertemuan antara Ignasius Jonan dan Presiden pun dikaitkan sebagai sinyal pergantian.

Klaim tersebut berbunyi, “BAHLIL DI DEPAK DARI ISTANA, PRABOWO BERI SINYAL KUAT SOSOK PENGGANTI. IGNASIUS JONAN DISEBUT PURBAYA KE DUA,” serta menyebut pertemuan Jonan dengan Presiden sebagai tanda akan terjadinya reshuffle karena Bahlil dicopot.
Unggahan tersebut juga diberi narasi:

“Setelah gelombang kritik dan kemarahan publik terhadap kebijakan-kebijakannya di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Presiden Prabowo Subianto dikabarkan mulai kehilangan kepercayaan. Dan di tengah situasi panas itu, Ignasius Jonan, mantan Menteri Perhubungan yang dulu dipecat oleh Presiden Jokowi karena menolak tunduk pada kebijakan yang ia nilai tak berpihak pada rakyat, tiba-tiba dipanggil ke Istana Negara.
Apakah ini sekadar pertemuan biasa?
Atau sinyal kuat bahwa Jonan akan ditarik kembali ke kabinet untuk menggantikan Bahlil sebagai Menteri ESDM? Pertemuan ini menimbulkan spekulasi besar di publik — tentang arah baru pemerintahan Prabowo dan kemungkinan reshuffle besar-besaran. Jonan dikenal sebagai sosok tegas, jujur, dan tidak bisa disetir kekuasaan, sementara Bahlil dinilai semakin jauh dari kepentingan rakyat akibat kebijakan yang sektor energi.”

Lantas, benarkah Bahlil dicopot dari jabatan Menteri ESDM dan digantikan Jonan pada Februari 2026?

Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta, tidak ada informasi resmi yang membenarkan klaim tersebut. Berdasarkan laman resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia masih menjabat sebagai Menteri ESDM hingga saat ini. Tidak ada pengumuman pemerintah mengenai pemberhentian ataupun penggantian dirinya.

Sementara itu, pertemuan antara Ignasius Jonan dan Prabowo Subianto pada 3 November 2025 di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, berlangsung untuk berbagi pandangan mengenai diplomasi serta berbagai program pro rakyat yang dijalankan pemerintah.

Jonan menyatakan diskusi tersebut bertujuan memberikan masukan terkait kebijakan pemerintahan. Pertemuan itu tidak membahas rencana pengangkatan dirinya sebagai menteri.

Kesimpulan

Kabar yang menyebut Bahlil dicopot dari jabatan Menteri ESDM dan akan digantikan Ignasius Jonan pada Februari 2026 tidak memiliki dasar. Informasi tersebut merupakan hoaks.

Load More