SuaraMalang.id - Polresta Malang Kota mencatat lonjakan signifikan pelanggaran lalu lintas, khususnya terkait pengendara yang tidak memakai helm selama Operasi Zebra Semeru 2024.
Dari data yang dihimpun, total 930 pengendara ditindak karena tidak mengenakan helm, hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, yang hanya mencapai 445 pelanggaran.
Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Fitria Wijayanti, mengungkapkan bahwa alasan utama pelanggar tidak memakai helm adalah jarak tempuh yang dekat.
“Banyak yang beralasan hanya pergi ke warung depan atau tempat terdekat lainnya, sehingga merasa tidak perlu memakai helm. Padahal, mereka tetap melewati jalan raya yang penuh risiko,” jelas Fitria, Rabu (6/11/2024).
Untuk mengurangi angka pelanggaran dan meningkatkan keselamatan di jalan, Satlantas Polresta Malang Kota berencana meningkatkan sosialisasi mengenai pentingnya memakai helm.
“Kami akan gencarkan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk memberikan gambaran mengenai risiko fatal jika terjadi kecelakaan tanpa helm,” tambah Fitria.
Satlantas juga akan memperluas sosialisasi ke sekolah-sekolah agar budaya tertib berlalu lintas dapat tertanam sejak dini.
“Dengan pengenalan dari usia muda, kami harap kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara bisa menjadi kebiasaan yang kuat di masyarakat,” pungkasnya.
Operasi Zebra Semeru bertujuan tidak hanya untuk menindak pelanggar, tetapi juga sebagai upaya preventif agar pengendara lebih patuh dan tertib dalam berlalu lintas di jalan raya.
Baca Juga: Dugaan Korupsi TPA Supiturang, Abah Anton Dipanggil Polisi di Tengah Pilkada
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Dugaan Korupsi TPA Supiturang, Abah Anton Dipanggil Polisi di Tengah Pilkada
-
Diduga Terlibat Kasus TPA Supiturang, 2 Mantan Sekda Kota Malang Diperiksa Polisi
-
Terekam CCTV, Pencurian Besi 200 Kg di Pasar Besi Malang, Pelaku Bermotor Fazzio Merah
-
Knalpot Brong Jadi Sasaran Operasi Zebra Semeru 2024 di Malang
-
Mantan Sekda Kota Malang Dikabarkan Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Motor Mahasiswa Raib 'Distep' Maling, Pelaku Kena Jebak Pas Mau COD
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Dorong Kesempatan Kerja Setara lewat Pelatihan
-
Jadi Proyek Antikorupsi KPK, Kampus UB Diguncang Aliran Duit Pemerasan
-
Nekat Ritual di Jalur Terlarang Puncak Batu Tulis, 9 Pendaki Ilegal di Malang Dievakuasi Dramatis
-
Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya