SuaraMalang.id - Polisi menangkap komplotan pencuri yang beroperasi di jalan lintas provinsi. Modusnya membuat ban kendaraan kempes dengan menebar paku di jalan.
Komplotan pencuri saat ini ditahan di Mapolresta Malang Kota dan Mapolres Blitar Kota.
Wakapolres Blitar Kota Kompol I Gede Suartika mengatakan, pelaku berjumlah lima orang, dua di antaranya ditahan di tempatnya. Sisanya di polres lain, termasuk Malang.
Gede Suartika mengungkapkan, kasus pencurian dengan pemberatan tersebut terjadi pada Juni 2024.
Ketika itu komplotan pencuri beraksi di Jalan Raya Blitar-Tulungagung tepatnya di Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Korbannya seorang nasabah bank yang baru saja mengambil uang.
Pelaku kemudian membuntuti mobil korban lalu menyebar ranjau paku yang membuat ban kendaraan rusak.
Korban terpaksa menepi untuk mengecek kendaraannya. Di saat itulah para pelaku beraksi mengambil uang yang ditaruh dalam tas di jok belakang mobil. Totalnya ada Rp100 juta.
Kejadian tersebut lantas dilaporkan ke kepolisian. Hasil penyelidikan yang dilakukan petugas diketahui para pelaku ini tidak hanya beraksi di satu tempat saja.
Dari hasil koordinasi dari perkara pencurian tersebut, terdapat empat polres antara lain Polres Blitar Kota, Polres Blitar, Polresta Malang Kota, serta Polres Tulungagung, berhasil mengembangkan kasus tersebut dengan total terdapat delapan tersangka. Untuk tersangka di Polres Blitar Kota ditangkap pada September 2024.
Baca Juga: Bawaslu Kota Malang Semprit Kegiatan Tebus Murah Sembako Salah Satu Calon: Ini Tidak Wajar
"Ada informasi di Tulungagung tertangkap pelaku. Setelah pengembangan dan dari hasil tim gabungan kami tangkap delapan pelaku. Kami klasifikasikan ada TKP untuk eksekutor di Blitar Kota, Kabupaten Blitar, Tulungagung, Malang Kota," kata dia, Senin (7/10/2024).
Salah satu pelaku RV mengaku melakukan aksinya tersebut sejak pertengahan 2024. Uang hasil pencurian tersebut digunakannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Di Kabupaten Blitar satu kali, di sini (Kota Blitar) satu kali. Yang lain tidak, teman-teman yang kerja," kata RV. [Antara}
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Motor Mahasiswa Raib 'Distep' Maling, Pelaku Kena Jebak Pas Mau COD
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Dorong Kesempatan Kerja Setara lewat Pelatihan
-
Jadi Proyek Antikorupsi KPK, Kampus UB Diguncang Aliran Duit Pemerasan
-
Nekat Ritual di Jalur Terlarang Puncak Batu Tulis, 9 Pendaki Ilegal di Malang Dievakuasi Dramatis
-
Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya