SuaraMalang.id - Seorang mahasiswa dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kota Malang berinisial AF (20) menjadi korban pencurian dengan modus Cash On Delivery (COD).
Saat hendak bertemu dengan penjual helm yang dikenalnya melalui media sosial pada Senin (12/8/2024), AF malah dibius dan dirampok oleh pelaku.
Wakapolresta Malang Kota, AKP Muchammad Roichan, mengungkapkan kronologi kejadian tersebut. AF awalnya bertemu dengan pelaku di depan Terminal Arjosari, Kota Malang.
Pelaku, yang mengaku sebagai penjual helm, kemudian mengajak AF ke sebuah warung makan sebelum mengundangnya ke sebuah penginapan.
"Korban tidak menaruh kecurigaan terhadap pelaku dan mengikuti ajakannya ke penginapan," ujar Roichan saat konferensi pers di Polresta Malang Kota, Jumat (16/8/2024).
Setibanya di penginapan, AF ditawari minuman kopi kaleng oleh pelaku. Meskipun sempat merasa curiga karena minuman tersebut sudah dalam keadaan terbuka, AF tetap meminumnya.
Tak lama setelah meneguk kopi, AF merasakan pusing yang luar biasa hingga akhirnya pingsan.
"Saat korban sadar, ia menemukan dirinya dalam keadaan tangan terikat dan mulut tertutup lakban. Korban berhasil melepaskan lakban dari mulutnya dan berteriak minta tolong," lanjut Roichan.
Teriakan AF terdengar oleh satpam penginapan yang kemudian datang menolong. Sayangnya, pelaku sudah melarikan diri dengan membawa barang-barang berharga milik AF, termasuk sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi N-5687-BAS, telepon genggam iPhone XR beserta charger, dompet berisi kartu identitas dan kartu kredit, serta jam tangan. Total kerugian yang dialami AF diperkirakan mencapai Rp 53 juta.
Baca Juga: Minum Kopi, Motor dan iPhone Mahasiswa di Malang Raib
"Saat ini kami sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menangkap pelaku," tutup Roichan.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada saat melakukan transaksi COD, terutama dengan orang yang baru dikenal melalui media sosial.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
50 Bundel Dokumen dan Misteri Perubahan Merek: Proyek Ambulans Malang Dibidik Jaksa
-
BRI KKB Expo 2026 Digelar Serentak, Nikmati Promo Kredit Kendaraan Berbunga Spesial
-
Heboh Isu Denda Cerai Rp300 Juta di Sidoasri Malang: Hoaks atau Benteng Rumah Tangga PMI?
-
Arena Judi Sabung Ayam di Malang Selatan Berakhir Jadi Abu
-
Angkot Malang Gratis bagi Pelajar Mulai Juli 2026: Hemat di Ongkos, Nyaman Sampai Sekolah