SuaraMalang.id - Setelah kasus peretasan terhadap 34 hotel di Kota Malang mencuat, sejumlah hotel di Kota Batu juga menjadi korban hacker.
Menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu, Sujud Hariadi, terdapat sekitar 1 hingga 2 hotel di wilayah tersebut yang akun bisnisnya diretas, meskipun belum ada laporan kerugian signifikan.
“Dari 60 hotel anggota kami, ada 1 atau 2 yang terkena peretasan. Namun, hotel-hotel tersebut langsung memulihkan akun mereka begitu mengetahui adanya peretasan,” ujar Sujud, Jumat (16/8/2024).
Meskipun Sujud tidak menyebutkan secara spesifik nama hotel yang menjadi korban, ia mengakui bahwa salah satu hotel yang diretas adalah hotel terkenal di Kota Batu.
Setelah mengetahui adanya peretasan yang terjadi di Surabaya dan Malang, PHRI Batu segera mengambil langkah antisipasi dengan memberikan petunjuk teknis kepada anggotanya.
“Kami segera mengecek akun bisnis masing-masing hotel setelah mengetahui adanya peretasan. Begitu ada yang terkena, kami sudah menyiapkan langkah-langkah perbaikan sehingga tidak sampai ada yang dirugikan,” jelasnya.
PHRI Kota Batu juga mengadakan pertemuan dengan para anggotanya pada Kamis (15/8/2024) untuk membahas langkah antisipasi lebih lanjut guna menghadapi kemungkinan peretasan di masa mendatang.
Selain itu, Badan Pimpinan Daerah PHRI Jawa Timur telah melaporkan kasus ini ke Polda Jatim dengan harapan pelaku segera tertangkap.
“Kami berharap pelaku segera tertangkap agar tidak ada lagi hotel yang dirugikan,” pungkas Sujud.
Baca Juga: Lantai Kelas PAUD Anggrek Bulan 3 Kota Batu Ambles, Aktivitas Belajar Terganggu
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Lantai Kelas PAUD Anggrek Bulan 3 Kota Batu Ambles, Aktivitas Belajar Terganggu
-
Akun Google 34 Hotel Kota Malang Diretas, Harga Kamar Diturunkan sampai 80 Persen
-
Warga Kota Batu Heboh, Pengendara Motor Lakukan Aksi Tak Senonoh di Hadapan Siswi
-
DPC PKB Kota Batu Laporkan Mantan Sekjen Lukman Edy Atas Pencemaran Nama Baik dan Hoaks
-
Tingkat Hunian Hotel di Malang Tembus 80 Persen, Eropa dan Asia Mendominasi
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
131 Lokasi Serentak, BRI KKB National Expo Perkuat Akses Pembiayaan Kendaraan dan Raih Rekor MURI
-
Petaka Cemburu Buta di Kamar Asrama: Mahasiswa Kesehatan di Malang Habisi Nyawa Sahabat Sendiri
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
5 Santri di Malang Jadi Korban Kekerasan Seksual Pengajarnya Sendiri
-
Efek Candu Healing: Pajak Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar, Rekor Baru di Depan Mata