-
Wisatawan asal Malang hilang setelah menolong korban ombak Pantai Sine.
-
Dua wisatawan selamat, satu korban masih dalam pencarian.
-
Tim SAR gabungan lakukan operasi sejak laporan diterima.
SuaraMalang.id - Seorang wisatawan asal Malang hilang terseret ombak di Pantai Sine, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur (Jatim).
Korban diketahui bernama Muhamad Attaya Ulum (20), warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Hingga kini, tim gabungan masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian.
Informasi mengenai wisatawan asal Malang hilang terseret ombak ini bermula saat dua pengunjung pantai, Andri dan Resta asal Ponorogo, bermain air.
Tanpa diduga, ombak besar datang dan menyeret keduanya menjauh dari bibir pantai sehingga memicu upaya pertolongan dari korban dan rekan-rekannya.
Dalam peristiwa wisatawan asal Malang hilang terseret ombak tersebut, Muhamad Attaya Ulum bersama tiga temannya berusaha memberikan bantuan. Upaya penyelamatan sempat membuahkan hasil karena dua wisatawan yang terbawa arus berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Sudarmaji, menjelaskan kronologi awal insiden itu. Ia menyebut korban menunjukkan keberanian dengan mencoba menolong pengunjung lain yang berada dalam bahaya.
“Jadi korban ini berusaha menyelamatkan wisatawan lain yang terseret ombak,” ujarnya, dikuti dari BeritaJatim, Sabtu (7/2/2026).
Setelah dua wisatawan berhasil diselamatkan, kondisi korban disebut mulai melemah. Ia terlihat kesulitan untuk kembali ke tepi pantai dan sempat berteriak meminta pertolongan sebelum akhirnya hilang dari pandangan.
“Dua wisatawan dan 3 teman korban selamat, namun satu orang harus dilarikan ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk mendapatkan perawatan medis,” tuturnya.
Operasi pencarian pun segera dilakukan. Tim dari berbagai unsur diterjunkan untuk menyisir area perairan Pantai Sine dengan harapan korban dapat segera ditemukan.
Koordinator Pos SAR Basarnas Trenggalek, Bayu Prasetyo, mengatakan pihaknya telah mengirim personel menuju lokasi begitu menerima laporan kejadian tersebut. Persiapan rencana operasi dilakukan untuk memaksimalkan proses evakuasi.
“Kami sudah siapkan tim untuk berangkat ke Pantai Sine Tulungagung, menyiapkan rencana operasi SAR,” katanya.
Berita Terkait
-
Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung
-
Turis Masuk Thailand Wajib Bayar Rp 241 Ribu Mulai Tahun 2027
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Bromo Ditutup karena Kebakaran, 3.062 Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule Tiket
-
Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka
-
BRI Group Raih Pengakuan Internasional, Hery Gunardi Sabet Gelar Best CEO
-
BRI Perkuat Transformasi Digital Bisnis lewat Tampilan Baru Qlola New Skin
-
BRI Dorong Integrasi Ekosistem Emas untuk Perkuat Keuangan Nasional
-
131 Lokasi Serentak, BRI KKB National Expo Perkuat Akses Pembiayaan Kendaraan dan Raih Rekor MURI