- Video viral picu evaluasi aturan merokok di alun-alun kota Malang.
- DLH tegaskan zona khusus sudah disiapkan sejak peresmian.
- Oknum Satpol PP diproses, sanksi internal tak dibuka.
SuaraMalang.id - Kebijakan smoking area Alun-alun Merdeka Malang kembali menjadi sorotan setelah video dugaan oknum Satpol PP merokok di ruang laktasi viral di media sosial.
Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memastikan aturan larangan merokok sebenarnya telah berlaku sejak awal peresmian.
Plh Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, menyebut keberadaan smoking area Alun-alun Merdeka Malang sudah ditentukan hanya di titik-titik tertentu. Area utama alun-alun ditegaskan sebagai kawasan ramah anak dan keluarga.
Karena itu, penguatan aturan termasuk penyediaan fasilitas di smoking area Alun-alun Merdeka Malang terus dilakukan. Langkah ini sekaligus menjadi respons atas keresahan publik setelah beredarnya rekaman dari ruang laktasi. Berikut fakta-faktanya.
1. Larangan Merokok Berlaku Sejak Peresmian
DLH Kota Malang menegaskan bahwa ketentuan pembatasan merokok bukan aturan baru. Sejak Alun-alun Merdeka dibuka kembali untuk publik pada akhir Januari 2026, pengunjung telah diinformasikan mengenai zona-zona yang diperbolehkan dan dilarang.
“Memang dari awal sudah ada aturannya dan sudah kami sosialisasikan saat peresmian Alun-alun Merdeka. Area yang diperbolehkan untuk merokok hanya di empat sudut tertentu,” ujar Raymond saat dikonfirmasi, Selasa (10/2/2026).
Menurut dia, sebagian besar titik di dalam kawasan merupakan area bebas asap rokok. Kebijakan itu diambil karena karakter pengunjung didominasi keluarga.
Raymond menekankan perlindungan terhadap anak menjadi perhatian utama pemerintah kota.
2. Banyak Zona Bebas Rokok
Sejumlah ruang publik di dalam alun-alun masuk kategori larangan merokok total. Mulai dari plaza, area air mancur, playground, hingga hamparan rumput tidak diperkenankan untuk aktivitas tersebut.
“Karena sejak dibukanya Alun-alun Merdeka, pengujung paling banyak memang dari keluarga yang membawa anak-anak. Ini menjadi perhatian kita bersama, jangan sampai anak-anak terganggu dengan asap rokok,” ungkap dia.
Dengan pertimbangan itu, pengunjung yang ingin merokok diarahkan menuju titik yang telah disiapkan.
DLH berharap kepatuhan ini bisa menjaga kenyamanan bersama.
3. Empat sudut dilengkapi fasilitas khusus
Berita Terkait
-
Jejak Ucapan Mistis Anggota DPR Zulkifli Anwar: dari Santet Sampai Satu Ilmu Lain Jimat
-
Sosok Nur Mariyana Putri Disebut Ratu Pungli di Rutan, Begini Sepak Terjangnya
-
5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
-
Viral Julurkan Lidah ke Demonstran Hari Tani, Oknum Polisi Bengkulu Dijatuhi Sanksi Disiplin
-
Diinterogasi Masalah Penghasilan, Polisi Dermawan Ini Resmi Tutup YouTube Belajar Baik
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas Berikan Nasabah Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot
-
Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak
-
Butuh Tukar Valas? BRI Money Changer Hadir di Berbagai Lokasi
-
BRI Peduli Wujudkan Mimpi Mahesa, Hadiahkan Sepeda untuk Temani Langkah Menuju Cita-Cita