Riki Chandra
Senin, 09 Februari 2026 | 19:29 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Suara.com/Novian)
Baca 10 detik
  •  Klaim Jokowi terima uang korupsi haji dipastikan hasil suntingan.

  • Judul asli artikel membahas isu Gibran dan Pilpres 2029.

  • Informasi beredar tidak ditemukan pada sumber resmi mana pun.

SuaraMalang.id - Isu mengenai Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) akui dapat uang korupsi haji beredar luas di media sosial setelah sebuah unggahan Facebook menampilkan tangkapan layar artikel dengan narasi yang menghebohkan. Informasi tersebut dengan cepat menyita perhatian warganet dan memicu berbagai reaksi.

Dalam unggahan itu, disebutkan seolah Presiden ke-7 RI Joko Widodo memberikan pengakuan terkait penerimaan dana dari perkara kuota haji.

Klaim mengenai Jokowi akui dapat uang korupsi haji pun dibagikan berulang kali dan menimbulkan tanda tanya publik.

Narasi yang tersebar membuat banyak orang mencoba menelusuri kebenaran kabar Jokowi akui dapat uang korupsi haji. Apalagi, tangkapan layar artikel terlihat meyakinkan karena menampilkan format pemberitaan layaknya media arus utama.

Berikut narasi judul dalam unggahan tersebut:

"Jokowi Tegaskan Soal Korupsi Kuota Haji Jujur Saya Dapat Sedikt, Kata Nabi kita Kalau Sedikit Tidak Berdosa, Sunnah Muakkad Hukumnya"

Namun, benarkah artikel tersebut?

Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta Antara, tidak ditemukan artikel resmi dengan judul maupun isi seperti yang diklaim dalam tangkapan layar tersebut.

ANTARA menemukan foto dan waktu publikasi yang serupa, tetapi dengan judul berbeda, yakni “Jokowi Bantah Gibran Capres 2029, Sinyal Kuat Prabowo Dua Periode”.

Dalam artikel tersebut, Jokowi membantah isu yang menyebut putranya, Gibran Rakabuming Raka, akan maju sebagai calon presiden pada Pemilu 2029.

Ia juga menegaskan bahwa arah dukungan politiknya sejak awal tetap pada keberlanjutan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran selama dua periode.

Kesimpulan

Dengan demikian, informasi yang menyatakan Jokowi akui dapat uang korupsi haji tidak sesuai dengan fakta. Tangkapan layar yang beredar dipastikan merupakan hasil suntingan yang mengubah judul asli dari artikel yang pernah dipublikasikan.

klaim mengenai Jokowi akui dapat uang korupsi haji adalah tidak benar atau hoaks.

Load More