SuaraMalang.id - Arema FC, tim sepak bola kebanggaan Malang, dikabarkan akan kembali didampingi oleh pelatih berkebangsaan Brasil untuk mengarungi Liga 1 2024-2025.
Namun, mungkin tidak banyak yang mengingat bahwa ini bukan pertama kalinya Arema dilatih oleh seorang Brasil.
Carlos Oliveira, pelatih asal Brasil, pernah memimpin tim Singo Edan selama masa pandemi COVID-19 yang merebak di Indonesia.
Carlos Oliveira, lahir pada 6 April 1961, datang menggantikan Mario Gomez setelah Liga 1 2020 terhenti sementara karena pandemi.
Kedatangan Oliveira diumumkan secara resmi pada 17 September 2020 sebagai pelatih kepala Arema, di tengah harapan bahwa kompetisi akan dilanjutkan.
Namun, nasib berkata lain. Carlos hanya sempat meracik strategi Arema dalam dua pertandingan uji coba. Pertandingan pertama melawan Arema U-20 pada 16 Oktober 2020 berakhir dengan kemenangan telak 8-0, diikuti oleh kemenangan 4-3 atas Madura United pada 21 Oktober 2020.
Sayangnya, harapan untuk melanjutkan Liga 1 pupus ketika PT Liga Indonesia Baru (LIB) memutuskan untuk menghentikan seluruh kompetisi.
Akibatnya, kontrak lima bulan Oliveira tidak diperpanjang setelah berakhir pada 17 Februari 2020. Meski masa jabatannya singkat, Oliveira sempat diberdayakan di Arema Putri sebagai pelatih tamu sebelum kontraknya berakhir.
Selama 153 hari menjabat, Carlos Oliveira dikenal sebagai pelatih yang tidak pernah mengawal Arema dalam satu pun laga resmi Liga 1, sebuah catatan yang unik dalam sejarah klub.
Baca Juga: Siap Perkuat Lini Belakang, Lucas Frigeri: Sampai Jumpa di Malang
Kini, dengan kedatangan pelatih Brasil baru, Arema berharap untuk membuka lembaran baru dengan aspirasi lebih tinggi di musim mendatang.
Carlos saat ini berdomisili di Amerika Serikat, dan pengalaman singkatnya di Arema masih dikenang sebagai momen unik di tengah situasi pandemi yang penuh tantangan.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Siap Perkuat Lini Belakang, Lucas Frigeri: Sampai Jumpa di Malang
-
Regulasi 8 Pemain Asing: Ancaman atau Peluang? Ini Kata Asisten Pelatih Arema FC
-
Trauma Kerusuhan, Arema FC Siap Rangkul Warga Blitar
-
Ludes 8 Jam! Jersey Perpisahan Arema FC x SEA Banjir Peminat
-
Siapa Bertahan, Siapa Pergi? Arema FC Umumkan Nasib Pemain Lokal
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Kota Malang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Nataru 2026, Begini Skema Dishub
-
Pengamanan Wisata Malang Diperketat Jelang Nataru, Polisi Siaga di 183 Destinasi Favorit!
-
54 Napi Lapas Kelas I Malang Dapat Remisi Natal 2025, Tak Ada yang Langsung Bebas!
-
Arema FC vs Madura United Berakhir Dramatis, Duel Sengit di Kanjuruhan Gagal Beri Tiga Poin
-
Laga Arema FC vs Madura United, Stadion Kanjuruhan Dikawal Ketat 758 Personel Gabungan