SuaraMalang.id - Proyek rekonstruksi Jembatan Klandungan di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, resmi dimulai. Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang telah menandatangani kontrak dengan penyedia jasa pada 6 Mei 2024, menandai awal dari pengerjaan jembatan yang diperkirakan berlangsung selama 180 hari.
Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, mengonfirmasi bahwa proyek ini membutuhkan perencanaan yang matang serta pelaksanaan yang hati-hati.
"Alhamdulillah tanggal 6 Mei 2024 lalu telah dilaksanakan penandatanganan kontrak dengan penyedia untuk bisa dimulai pengerjaannya," ujar Khairul, yang akrab disapa Oong, Jumat (17/5/2024).
Proses rekonstruksi jembatan mencakup beberapa tahapan penting, mulai dari perencanaan, pengadaan, hingga pelaksanaan. Mengingat jembatan yang saat ini ada adalah bangunan lama, diperlukan pengecoran untuk membangun fondasi baru yang kuat.
Pantauan di lokasi menunjukkan bahwa para pekerja telah memulai pembersihan area sebelum penggarapan dimulai.
Setelah selesai, jembatan baru tersebut akan memiliki lebar enam meter dan panjang bentang sekitar enam meter, meningkat dari panjang bentang sebelumnya yang hanya empat meter.
Khairul berharap masyarakat dapat bersabar selama proses pengerjaan ini.
"Kami mengerti bahwa rekonstruksi ini akan mempengaruhi lalu lintas dan aktivitas sehari-hari, namun kami mohon pengertian dan kesabaran masyarakat demi hasil yang lebih baik dan aman bagi semua pengguna jalan," tuturnya.
Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas infrastruktur di Kabupaten Malang, khususnya di Kecamatan Dau, sehingga dapat mendukung aktivitas masyarakat dan mempermudah akses transportasi di daerah tersebut.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Cinta Tak Cukup? Ini 11 Persoalan yang Jadi Biang Keladi Perceraian di Malang
-
Cinta Tak Seindah Faktanya! Dari 19.936 Pernikahan di Malang, 7.038 Cerai
-
Bacabup Malang dari PDIP Diam-diam Temui Petinggi Golkar, Ada Apa?
-
1.625 Calon Jemaah Haji Kabupaten Malang Diberangkatkan ke Embarkasi Surabaya
-
Misteri Rem Blong? Polisi Bongkar Fortuner Maut Bromo, Hasilnya Mengejutkan
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Tangis Haru Pecah di Taiwan, BRI Pertemukan Yuni dengan Sang Ibu Setelah Hampir 10 Tahun
-
Resmi Diluncurkan di Taiwan, BRImo Jadi Andalan BRI Layani Kebutuhan Finansial Diaspora Indonesia
-
Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka
-
BRI Group Raih Pengakuan Internasional, Hery Gunardi Sabet Gelar Best CEO
-
BRI Perkuat Transformasi Digital Bisnis lewat Tampilan Baru Qlola New Skin