SuaraMalang.id - Pemerintah Kota Batu telah memulai pembongkaran bangunan bekas pasar relokasi yang terletak di kawasan Stadion Brantas sejak Selasa (16/4/2024).
Proses pembongkaran diperkirakan akan memakan waktu sekitar satu bulan untuk membersihkan area seluas 4.544 meter persegi tersebut.
Pembongkaran bangunan ini disaksikan langsung oleh Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, bersama dengan Sekretaris Daerah, Zadim Effisiensi, Asisten Administrasi Umum, Eko Suhartono, dan Kepala Diskumperindag, Aries Setiawan.
Aset tersebut telah dilelang dengan nilai Rp 159.580.000, yang tercatat lebih rendah dari harga awal yang diusulkan sebesar Rp 179.732.000 oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Batu.
"Pemkot Batu berencana untuk menata kembali wilayah di luar stadion dan mengembalikannya ke fungsi awal setelah area ini dibersihkan," ujar Aries Agung Paewai, Rabu (17/4/2024).
Menurut dia, proses pembongkaran ini adalah langkah awal untuk memulihkan kawasan tersebut dari aktivitas pasar yang telah berakhir.
Bangunan yang dibongkar merupakan kios-kios berbahan galvalum yang telah didirikan sejak proyek pembangunan kios relokasi oleh CV Mahakarya Abadi dengan nilai kontrak Rp 4,7 miliar. Setelah masa pemanfaatan berakhir pada Desember 2021, pedagang telah dipindahkan ke Pasar Induk Among Tani.
Selanjutnya, Pemkot Batu juga akan memfokuskan pada pemindahan pedagang pasar pagi yang masih berada di dalam area stadion.
"Kami sedang menunggu kepastian kepindahan mereka ke Pasar Induk Among Tani, sebagai bagian dari upaya kami untuk menyelaraskan penggunaan ruang publik di kota ini," tambah Aries.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat membantu revitalisasi kawasan Stadion Brantas dan memberikan wajah baru yang lebih teratur dan fungsional untuk Kota Batu.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Rem Blom Pulang Mudik, Pengantin Baru Kecelakaan, Istri Kritis
-
Gagal ke DPRD Kota Batu, Partai Ummat dan PSI Mulai Ajak Partai Gurem Koalisi untuk Pilkada
-
Partai Nasdem dan Demokrat Mulai Jajaki Koalisi Pilkada Kota Batu
-
Libur Lebaran di Kota Batu Lancar Berkat 'Jalur Tikus'
-
Okupansi Hotel di Kota Batu Turun Selama Libur Lebaran 2024
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
131 Lokasi Serentak, BRI KKB National Expo Perkuat Akses Pembiayaan Kendaraan dan Raih Rekor MURI
-
Petaka Cemburu Buta di Kamar Asrama: Mahasiswa Kesehatan di Malang Habisi Nyawa Sahabat Sendiri
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
5 Santri di Malang Jadi Korban Kekerasan Seksual Pengajarnya Sendiri
-
Efek Candu Healing: Pajak Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar, Rekor Baru di Depan Mata