SuaraMalang.id - Liburan Lebaran tahun ini di Kota Batu terpantau lebih lancar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, berkat strategi efektif yang diterapkan oleh pemerintah kota dalam mengelola lalu lintas.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, Alfi Nurhidayat, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini berkat pembukaan jalur-jalur alternatif yang telah direncanakan jauh-jauh hari.
Menurut Alfi, ada sekitar 10 jalur "shortcut" yang telah diaktifkan untuk mengurai kemacetan selama periode libur panjang ini.
"Insya Allah semua akses jalan di Kota Batu selama lebaran ini sudah kami jamin kelayakannya. Petugas gabungan dari Polri, TNI, dan Dishub telah melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengarahkan kendaraan melalui jalur-jalur alternatif di desa-desa," kata Alfi, Selasa (16/4/2024).
Jalur-jalur ini meliputi rute-rute penting seperti Jembatan Paron di Dusun Brau, Desa Bulukerto, serta jalur-jalur alternatif utama seperti di jalur Simpang Pendem, jalur via Giripurno hingga Tawangargo-Karangploso, dan lain-lain.
Pemeliharaan dan optimalisasi pada jalur-jalur ini telah membuat pengendara merasa lebih aman dan nyaman, serta mampu meminimalisir risiko kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.
AKP Dadang Ponsen Mardianto, Kasatlantas Polres Batu, menambahkan bahwa rekayasa lalu lintas telah diterapkan di titik-titik rawan macet seperti di Simpang Tiga Pendem dan Karangploso.
"Rekayasa lalin melalui jalur alternatif terbukti mampu mengurai kemacetan. Bukan hanya itu, rekayasa lalin juga mampu menekan angka kecelakaan. Selama libur lebaran ini, angka kecelakaan mencatat hanya 8 kejadian dengan korban luka ringan," ungkap Dadang.
Selama periode puncak liburan, jumlah kendaraan yang masuk dan keluar Kota Batu mencatat rata-rata 3780 unit untuk R2 (roda dua), 2561 unit untuk R4 (roda empat), dan 129 unit untuk bus.
"Secara umum untuk arus lalu lintas yang masuk dan keluar Kota Batu terpantau lancar dengan kecepatan rata-rata 40 Km/Jam," tutup Dadang.
Dengan keberhasilan ini, Kota Batu menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan pengalaman liburan bagi warga dan wisatawan, sekaligus menjaga keselamatan dan kenyamanan selama periode libur Lebaran.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Libur Lebaran, 15.689 Orang Kunjungi Gunung Bromo
-
Okupansi Hotel di Kota Batu Turun Selama Libur Lebaran 2024
-
Liburan Lebaran ke Bromo, Tengger, Semeru, Dilarang Bawa Kembang Api
-
Kunjungan Wisatawan ke Kota Batu Masih Sedikit Selama Libur Lebaran 2024
-
One Way di Jalan Ir Soekarno hingga Pertigaan Jalan Dewi Sartika Kota Batu Selama Libur Lebaran
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Kardus di Kebun Tebu: Bayi Berjaket Merah Ditemukan Tak Bernyawa di Malang
-
Tantangan Menembus Alam: Ikhtiar Kabupaten Malang Merdeka dari Zona Buta Sinyal
-
Demi KDMP, 21 Lahan Hijau di Kota Malang Terancam Alih Fungsi
-
Berawal dari Curhat Talent di Medsos, YouTuber Gus Idris Jadi Tersangka Pelecehan Seksual
-
Mukjizat di Jurang: Drama 7 Hari Penyelamatan Cakra dari Jalur Maut Semeru