SuaraMalang.id - Warga Desa Mantup, Jombang berhasil menangkap Ahmad Nur (52), pelaku pencurian kotak amal di Masjid Nurul Huda, pada momentum hari raya Idul Fitri 1445H.
Kejadian yang berlangsung pada Rabu (10/4/2024) ini menggemparkan komunitas lokal.
Ahmad Nur, yang berasal dari Ngoro Jombang, tertangkap basah oleh Talim (60), seorang saksi yang mencurigai gerak-geriknya ketika memasuki masjid dengan mengendarai motor Honda Vario bernopol S 3267 OCQ sekitar pukul 09.30 WIB.
Talim yang merasa ada yang tidak beres, mendekati Ahmad saat dia sedang berada di dekat kotak amal dengan membawa kantong kresek hitam.
Situasi semakin mencurigakan ketika Talim mendapati kotak amal terbuka dan tergeletak, menandakan telah terjadi pencurian.
Ketika Ahmad mencoba melarikan diri menuju motornya, Talim mencegahnya sambil berteriak 'maling', yang kemudian menarik perhatian warga sekitar.
Warga yang datang berdatangan berhasil mengamankan pelaku sebelum situasi lebih jauh dihakimi massa. Polisi dari Polsek Mantup yang tiba di tempat kejadian mengamankan Ahmad bersama sejumlah barang bukti termasuk motor, beberapa alat seperti obeng dan tang, sebuah gembok, kotak amal, dan dua kantong kresek yang berisi uang tunai sejumlah Rp. 4.438.000,-.
Ipda Andi Nur Cahya, Kasi Humas Polres Lamongan, mengungkapkan bahwa dengan adanya berbagai barang bukti yang ditemukan, ada dugaan kuat bahwa Ahmad telah melakukan pencurian serupa di tempat-tempat ibadah lain.
"Penyidikan masih terus dikembangkan untuk menentukan apakah terdapat korban lain dari aksi serupa," kata dia, Jumat (12/4/2024).
Baca Juga: Kontak Cewek VCS di MiChat, Pemuda Jadi Diperas Pelaku Ngaku Wartawan
Ahmad kini menghadapi dakwaan pencurian dengan pemberatan sesuai dengan pasal 363 KUHP, yang dapat membawanya ke pengadilan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga untuk meningkatkan keamanan, terutama pada saat-saat penting seperti Idul Fitri.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Kontak Cewek VCS di MiChat, Pemuda Jadi Diperas Pelaku Ngaku Wartawan
-
Soto Lamongan Oro-oro Dowo: Warisan Kuliner Legendaris Kota Malang Sejak 1957
-
Soto Ayam Lamongan Soetomo di Malang: Cita Rasa Gurih yang Terjangkau
-
Tiga Kakek Asal Lamongan Ini Digerebek Polisi Saat Asyik Main Judi di Tengah Kuburan
-
Kelangkaan Solar Subsidi di Lamongan, Ratusan Kapal Nelayan Berhenti Melaut
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Warga Malang Geger Hujan Es Sebesar Kerikil, Jangan Panik! Kenali Tanda-Tandanya
-
Rey di Malang Akui Istri Sudah Tahu Dirinya Perempuan Sebelum Menikah, Kini Berujung Polisi
-
Tak Curiga Waktu Pacaran: Kisah Intan Perempuan Asal Malang Miliki Suami Seorang Wanita
-
Suami Intan Ternyata Perempuan: Kedok Palsu Terbongkar saat Malam Pertama
-
Nestapa Perajin Tempe Sanan Malang: Terjepit Harga Kedelai Dunia Terpaksa Sunat Ukuran 1 Cm