SuaraMalang.id - Dalam pertarungan sengit memperebutkan kursi DPR RI di Daerah Pemilihan Jakarta II, Prasetyo Edi Marsudi, mantan Ketua DPRD DKI Jakarta, diperkirakan akan mengalami kekalahan.
Berdasarkan real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) per Kamis (16/2) pukul 19.29 WIB, dengan data suara yang masuk sebesar 43,99%, Prasetyo Edi hanya berhasil mengumpulkan 17.934 suara.
Sementara itu, Once Mekel, mantan vokalis Band Dewa 19, telah memperoleh 67.245 suara, menempatkan dirinya jauh di depan Prasetyo Edi.
Pertarungan di Dapil Jakarta II tidak hanya melibatkan Prasetyo Edi dan Once Mekel, tetapi juga Eriko Sotarduga yang berhasil mengamankan 66.925 suara.
Namun, di antara kader PDI Perjuangan yang bertarung di Dapil yang sama, Masinton Pasaribu berhasil unggul dengan perolehan suara mencapai 99.590.
Kondisi ini menunjukkan persaingan ketat di Dapil Jakarta II, dengan perbedaan suara yang signifikan antara kandidat.
Hasil ini juga mengindikasikan dinamika politik yang berubah dan preferensi pemilih yang beragam di Jakarta.
Sementara Masinton Pasaribu berhasil memimpin di antara kandidat PDI Perjuangan, Once Mekel berhasil menarik perhatian dan dukungan signifikan dari pemilih, menempatkannya sebagai salah satu kandidat terdepan dalam perebutan kursi DPR RI di daerah pemilihan ini.
Keberhasilan Once Mekel memimpin perolehan suara mengejutkan banyak pihak, mengingat latar belakangnya sebagai musisi.
Baca Juga: Quick Count Gagal Lagi ke Senayan, Grace Natalie PSI: Hitungan Internal Kami Sih Masuk
Namun, ini menunjukkan bahwa popularitas dan pengaruh personal dapat memiliki dampak yang signifikan dalam kontestasi politik. Hasil akhir real count KPU yang masih berlangsung akan menentukan siapa yang akhirnya akan duduk di kursi DPR RI mewakili Dapil Jakarta II.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Quick Count Gagal Lagi ke Senayan, Grace Natalie PSI: Hitungan Internal Kami Sih Masuk
-
Suami Caleg Gebuki Ketua RT sampai Patah Tangan, Marah karena Istri Cuma Dapat 3 Suara
-
Bawaslu Akui Ada Pelanggaran Pemilu di Kabupaten Malang, 2 Politik Uang
-
Dugaan Pelanggaran di 4 TPS, KPU Malang Tunggu Rekomendasi Bawaslu untuk PSU
-
Pileg DPR RI 2024 di Malang Raya: Moreno Soeprapto Pimpin Perolehan Sementara
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Kota Malang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Nataru 2026, Begini Skema Dishub
-
Pengamanan Wisata Malang Diperketat Jelang Nataru, Polisi Siaga di 183 Destinasi Favorit!
-
54 Napi Lapas Kelas I Malang Dapat Remisi Natal 2025, Tak Ada yang Langsung Bebas!
-
Arema FC vs Madura United Berakhir Dramatis, Duel Sengit di Kanjuruhan Gagal Beri Tiga Poin
-
Laga Arema FC vs Madura United, Stadion Kanjuruhan Dikawal Ketat 758 Personel Gabungan