SuaraMalang.id - Insiden keributan yang melibatkan sebuah partai politik terjadi di TPS Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi, menyebabkan dua orang menjadi korban.
Insiden ini bermula ketika RM, suami dari seorang calon legislatif dari Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), tidak terima istrinya hanya memperoleh empat suara dalam Pemilu 2024.
Menurut sumber dari penyelenggara tingkat kecamatan, RM datang bersama delapan orang lainnya dan terlibat keributan dengan Ketua RT setempat.
"Iya betul, suaminya inisial RM tidak terima istrinya yang caleg PKN hanya mendapat tiga suara," ungkap sumber tersebut, dikutip hari Jumat (16/2/2024).
Kondisi fisik kedua korban cukup parah, dengan anggota KPPS bernama Hariyanto mengalami patah tangan, dan Ketua RT menderita luka di kepala yang membutuhkan 30 jahitan.
Kejadian ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.00 WIB, saat penghitungan suara di TPS 23, dengan keadaan semakin memburuk akibat tuduhan money politic yang dilontarkan oleh tim sukses caleg PKN terhadap lawan politiknya.
Eko Harwanto, Sekretaris Pimda PKN Provinsi Jambi, menjelaskan bahwa kejadian berawal dari ketidakpuasan atas hasil penghitungan suara yang dirasa tidak sesuai. Pihaknya kemudian melakukan laporan ke Polresta Jambi dan kasus ini saat ini masih dalam penyelidikan.
Ketua KPU Kota Jambi, Deni Rahmat, menyatakan telah mendengar tentang insiden tersebut dan akan mengadakan rapat lebih lanjut untuk membahas kemungkinan bantuan dana untuk KPPS yang menjadi korban.
Sementara itu, Kapolresta Jambi, Kombes Pol Eko Wahyudi, mengkonfirmasi adanya laporan dan menyatakan bahwa kepolisian sedang melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.
Baca Juga: Bawaslu Akui Ada Pelanggaran Pemilu di Kabupaten Malang, 2 Politik Uang
Insiden ini menambah daftar kejadian tidak mengenakkan yang terjadi selama proses Pemilu 2024, menggarisbawahi pentingnya menjaga ketenangan dan keadilan dalam setiap tahapan pemilihan umum.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Bawaslu Akui Ada Pelanggaran Pemilu di Kabupaten Malang, 2 Politik Uang
-
Dugaan Pelanggaran di 4 TPS, KPU Malang Tunggu Rekomendasi Bawaslu untuk PSU
-
Pileg DPR RI 2024 di Malang Raya: Moreno Soeprapto Pimpin Perolehan Sementara
-
Caleg Partai Nasdem Ngamuk di Kantor Kecamatan, Gegara Suaranya Nol
-
Samson Saksi Parpol Meninggal Dunia, Perlindungan Asuransi Dipertanyakan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos