SuaraMalang.id - Sagara Anakan, sebuah permata tersembunyi di Kabupaten Malang, menawarkan pemandangan yang begitu mempesona.
Terletak di Sumbermanjing, pantai ini merupakan surga dunia dengan suasana yang masih sangat alami, terletak berdekatan dengan kawasan cagar alam yang belum banyak diketahui oleh publik.
Pantai ini memamerkan keindahan pasir putih yang halus berpadu sempurna dengan air laut berwarna biru kehijauan.
Suasana pantai diperkaya dengan deburan ombak yang menenangkan dan hembusan angin sejuk yang membuat pengunjung merasa puas dan damai.
Kawasan ini merupakan bagian dari cagar alam yang dilindungi dan dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA).
Dikelilingi bukit-bukit karang yang melindungi pantai ini dari gelombang laut tinggi, Sagara Anakan juga menjadi habitat bagi Kera Putih dan Lutung Jawa.
Selain menikmati pemandangan, pengunjung juga bisa melakukan kegiatan seperti snorkeling untuk menyaksikan keindahan bawah laut atau berkemah di tepi pantai.
Meski perjalanan ke Sagara Anakan memakan waktu sekitar 2 jam dari pusat Kota Malang, pengalaman yang ditawarkan sangat layak untuk dicoba.
Tidak ada biaya masuk untuk mencapai lokasi ini langsung, namun jika melalui Pantai Sendang Biru, ada biaya tiket masuk Rp 10.000.
Baca Juga: Dusun Kungkuk: Destinasi Wisata Bernuansa Negeri di Atas Awan di Kota Batu
Pengunjung juga bisa menyeberangi Pulau Sempu dengan biaya sewa perahu sekitar Rp 250.000 untuk perjalanan pulang pergi bersama pemandu wisata.
Pendakian menuju Pantai Segara Anakan melalui jalur hutan yang berkelok-kelok membutuhkan waktu sekitar 2 jam.
Disarankan bagi pengunjung untuk menyewa pemandu wisata agar tidak tersesat dan memastikan kondisi fisik yang prima sebelum berangkat.
Pengunjung juga dianjurkan untuk mengenakan pakaian yang nyaman dan membawa bekal untuk mengatasi rasa lapar dan haus selama perjalanan.
Setelah perjalanan yang melelahkan, keindahan panorama Sagara Anakan akan menjadi penghargaan yang tak terlupakan.
Kawasan ini tidak memiliki batasan waktu kunjungan, sehingga pengunjung bebas untuk berkunjung kapan saja.
Berita Terkait
-
Dusun Kungkuk: Destinasi Wisata Bernuansa Negeri di Atas Awan di Kota Batu
-
Coban Rais: Pesona Air Terjun dan Alam Pegunungan yang Menakjubkan di Kota Batu
-
Pantai Watu Leter di Malang: Oase Keindahan Alam untuk Liburan Keluarga yang Menenangkan
-
Jelajahi 4 Keindahan Budaya Desa di 'Swiss Kecil' Kota Batu
-
Jelajahi Keunikan 7 Kampung Tematik di Kota Malang untuk Liburan yang Berwarna
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
4 Jabatan Penting di Pemkot Malang Kosong, Begini Penjelasan Wali Kota
-
Libur Waisak 2026 Bikin Okupansi Hotel di Kota Batu Meroket 80 Persen
-
Angkut 2.800 Penumpang Tiap Hari, TransJatim Malang Raya Butuh Tambahan Koridor Segera
-
Solusi Payroll Terintegrasi Dari QLola by BRI Untuk Bisnis Modern
-
Sinergi Tanpa APBD: Babak Baru Transformasi Pasar Induk Gadang Malang