- Kota Batu mencatatkan lonjakan okupansi hotel hingga 80 persen selama libur panjang Waisak pada akhir Mei 2026.
- Peningkatan hunian hotel di Kota Batu mencapai 20 persen lebih tinggi dibandingkan momen libur Idul Adha sebelumnya.
- Sinergi ekosistem pariwisata yang matang antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi kunci keberhasilan menarik minat para wisatawan.
SuaraMalang.id - Udara sejuk Kota Batu rupanya masih menjadi magnet paling kuat bagi para pemburu liburan. Pada momen libur panjang Waisak 2026, kota wisata di Jawa Timur ini mencatatkan fenomena panen raya.
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu melaporkan bahwa angka hunian kamar hotel (okupansi) melonjak signifikan hingga menyentuh angka 80 persen.
Pemandangan hotel yang mulai penuh sesak ini menjadi sinyal positif kebangkitan pariwisata daerah. Ketua PHRI Kota Batu, Sujud Haryadi, mengungkapkan bahwa lonjakan ini sudah terasa sejak Sabtu dan Minggu kemarin.
Menariknya, gairah wisata pada libur Waisak kali ini jauh melampaui momen Idul Adha sebelumnya. Pada Idul Adha okupansi tertahan di angka 60 persen karena masyarakat lebih fokus pada ibadah kurban di rumah, libur Waisak kali ini justru menjadi ajang balas dendam bagi para wisatawan untuk bepergian.
"Alhamdulillah, okupansi hotel tinggi. Ada peningkatan sekitar 20 persen dibandingkan masa libur Idul Adha," ujar Sujud Haryadi, Minggu (31/5/2026).
Bahkan, Sujud memprediksi angka ini belum mencapai puncaknya. Mengingat liburan masih berlanjut hingga Senin (1/6/2026), PHRI memasang target okupansi bisa menembus 90 persen.
Mengapa Batu selalu menjadi pilihan utama? Jawabannya bukan sekadar soal pemandangan alam. Sujud menjelaskan bahwa Kota Batu telah berhasil membangun sebuah ekosistem pariwisata yang matang dan saling mengunci.
Pemerintah daerah, pengelola hotel, restoran, pelaku UMKM, hingga pedagang kaki lima bergerak dalam satu irama yang sama. Sinergi ini melahirkan berbagai paket bundling promosi yang sulit ditolak oleh kantong wisatawan.
"Di Kota Batu semuanya sudah bersinergi. Kami menguatkan promosi melalui paket-paket menarik yang memanjakan pengunjung," tambahnya.
Baca Juga: 5 Pilihan Hotel di Semarang yang Dekat dengan Tempat Berlibur dan Nyaman Bersama Keluarga
Meski tengah berada di atas angin, PHRI Kota Batu enggan jemawa. Di tengah bayang-bayang ketidakpastian ekonomi akibat konflik global, mereka justru semakin agresif melakukan promosi. Strategi jemput bola terus digencarkan agar tren positif ini tidak layu di tengah jalan. (ANTARA)
Berita Terkait
-
5 Pilihan Hotel di Semarang yang Dekat dengan Tempat Berlibur dan Nyaman Bersama Keluarga
-
Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Wisata Malang hingga Kota Batu Dipastikan Aman dan Nyaman
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Waspada Bahaya Tersembunyi di Balik Masifnya Proyek Vila di Lereng Pegunungan Kota Batu
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Libur Waisak 2026 Bikin Okupansi Hotel di Kota Batu Meroket 80 Persen
-
Angkut 2.800 Penumpang Tiap Hari, TransJatim Malang Raya Butuh Tambahan Koridor Segera
-
Solusi Payroll Terintegrasi Dari QLola by BRI Untuk Bisnis Modern
-
Sinergi Tanpa APBD: Babak Baru Transformasi Pasar Induk Gadang Malang
-
Lebih dari 8 Ribu Penumpang Padati Terminal Arjosari Malang Saat Idul Adha