SuaraMalang.id - Sejumlah rumah warga di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang Jawa Timur ( Jatim ) rusak berat akibat diterjang angin kencang disertai hujan deras, Selasa (05/07/2022).
Catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, sedikitnya sepuluh rumah rusak dengan tingkat kerusakan beragam. Rata-rata rumah rusak pada bagian atapnya.
Demikian disampaikan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan. Ia menjelaskan, atap rumah rata-rata rusak terbang terbawa angin.
"Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan atap rumah warga terbang terbawa angin," kata Sadono dikutip dari Antara.
Sadono menjelaskan sepuluh rumah yang rusak tersebut berada di lingkungan RT12/4 Dusun Kreweh, Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari. Kejadian angin kencang tersebut terjadi kurang lebih pada pukul 13.30 WIB.
Menurutnya, saat ini personel BPBD Kabupaten Malang masih melakukan pendataan terkait peristiwa tersebut. Tidak ada korban jiwa atau luka akibat kejadian angin kencang tersebut.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka akibat kejadian itu. Saat ini juga masih dilakukan pendataan kerusakan," katanya.
Berdasarkan video yang beredar, terlihat atap dari sejumlah bangunan rumah di Dusun Kreweh rusak akibat angin kencang yang melanda wilayah tersebut. Ada sejumlah kerusakan kategori sedang, namun ada juga yang masuk dalam kategori ringan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan dalam peringatan dini Jawa Timur, Kabupaten Malang berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai dengan petir dan angin kencang, dengan potensi banjir level waspada.
Baca Juga: Detik-detik Mencekam Kepanikan Warga saat Angin Puting Beliung Menerjang Singosari Malang
Berita Terkait
-
Detik-detik Mencekam Kepanikan Warga saat Angin Puting Beliung Menerjang Singosari Malang
-
Personel Pencarian Penyintas Asal Jakarta yang Hilang Saat Lari Lintas Alam di Gunung Arjuno Ditambah
-
Ekskavasi Situs Arca Dwarapala Singosari, Temukan Struktur Diduga Gapura
-
Peserta Lari Lintas Alam Dilaporkan Hilang di Gunung Arjuno
-
Kusuma Agrowisata: Wisata Petik Buah, Outbound, dan Waterpark Jadi Satu
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Wali Kota Malang Geram Limbah Medis Kedaluwarsa Dibuang Sembarangan
-
Cara Pemkot Malang Menyisir Penyakit di Balik Daging Kurban 2026
-
500 Ton Sampah Warga Kota Malang Bakal Jadi Sumber Energi Baru
-
Menanti Wajah Baru Kampung Nelayan Merah Putih di Kedungsalam
-
Libur Panjang Tiba: Puluhan Ribu Pelancong Serbu Stasiun Malang