SuaraMalang.id - Tim ekskavasi dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur menemukan sebuah struktur yang diduga gapura saat ekskavasi pada situs arca Dwarapala Singosari di Kabupaten Malang.
Ketua Tim Ekskavasi BPCB Jawa Timur Vidi Susanto, mengatakan bahwa ada temuan struktur lain di belakang arca Dwarapala dengan kedalaman 2,5 meter.
"Jaraknya sekitar 24 meter, artinya cukup luas dan ini memang jelas pintu masuk. Karena Dwarapala pada konsepnya merupakan penjaga pintu masuk," katanya mengutip Antara, Selasa (5/7/2022).
Tim BPCB, lanjut dia, masih haru menganalisa hasil temuan-temuan pada situs arca Dwarapala Singosari tersebut.
Arca Dwarapala di Singosari itu juga memiliki keunikan tersendiri, karena memiliki tinggi mencapai tiga meter.
"Ini sebagai penanda apa, masuk ke wilayah apa, itu menimbulkan banyak pertanyaan. Kami berharap ke depan bisa menemukan data lain, tapi untuk sementara kami fokus di sini untuk membuktikan pergeserannya seperti apa," katanya.
Ia menambahkan selain ada temuan struktur yang diperkirakan gapura, diduga juga ada perubahan posisi patung penjaga pintu masuk atau Arca Dwarapala. Dugaan itu berdasarkan pola yang ditemukan, berupa posisi kedua Dwarapala tidak berada di atas struktur bangunan.
"Dwarapala yang pertama ada di sebelah timur struktur. Ada juga Dwarapala di barat struktur. Itu jelas sesuatu yang tidak lazim. Kami mencoba melihat bukti-buktinya," kata Vidi.
Vidi menjelaskan pelaksanaan ekskavasi situs arca Dwarapala Singosari tersebut dilakukan untuk membuktikan data-data yang ada saat ini, salah satunya berupa foto peninggalan Belanda yang menggambarkan bahwa arca tersebut terletak di depan sebuah struktur.
Baca Juga: Penemuan Artefak Zaman Dinasti Ming di Situs Dwarapala Malang
Ia menambahkan ekskavasi situs arca Dwarapala di Jalan Kertanegara Barat No 15, Kecamatan Singosari tersebut, juga dilakukan untuk mencari keberadaan struktur arca tersebut. Dari hasil ekskavasi selama sepuluh hari itu, ada temuan sisa struktur lain dari batu.
"Untuk struktur sebelah selatan berukuran 4,9 meter, sementara yang di utara itu agak berbeda, 4,8 meter. Tapi, setelah kami lihat, memang struktur ini sudah mengalami perubahan," katanya.
Sebagai informasi, Arca Dwarapala merupakan patung penjaga gerbang atau pintu dalam ajaran Siwa dan Budha. Pada situs tersebut, terdapat dua Arca Dwarapala yang terbuat dari batu monolitik dengan ketinggian mencapai 3,7 meter. (Antara)
Berita Terkait
-
Penemuan Artefak Zaman Dinasti Ming di Situs Dwarapala Malang
-
Peserta Lari Lintas Alam Dilaporkan Hilang di Gunung Arjuno
-
Kusuma Agrowisata: Wisata Petik Buah, Outbound, dan Waterpark Jadi Satu
-
Pria Tusuk Istri dan Anak Menyerahkan Diri, Begini Motifnya
-
Sorotan Kemarin, Suami Tusuk Istri Gegara Ogah Dicerai hingga Kericuhan Liga Santri di Jombang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Misteri Jasad Wanita Tanpa Identitas di Dalam Sumur Gegerkan Warga Bululawang
-
Dukung Danantara Indonesia, BRI Perkuat Transformasi dan Bisnis Produktif
-
Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin
-
Sinergi BRI dan KPP: Penyaluran KUR Perumahan Tembus Rp10,6 Triliun