SuaraMalang.id - Aksi komplotan pencuri sepeda motor di Pasuruan ini bisa dibilang nekat. Mereka beraksi di lokasi dan hari yang sama dalam kurun waktu berdekatan.
Lokasi persis pencurian di Klinik Medika Kota Pasuruan. Aksi komplotan maling ini terekam kamera CCTV di lokasi. Dalam aksinya itu, sesuai rekaman, terlihat komplotan ini mondar-mandir di Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Purworejo.
Dalam video tersebut nampak satu pelaku tampak mengawasi situasi di sekitar klinik. Sementara lainnya nampak 'memetik' atau melakukan pencurian sepeda motor.
Saksi mata kejadian itu, Mahardika, mengungkapkan aksi para pencuri tersebut berlangsung pada Minggu (22/05/2022) dini hari. Saat itu, para karyawan klinik tengah tertidur lelap.
“Kejadiannya saat karyawan lagi lelap-lelapnyatidur. Saat jam segitu juga sudah tidak ada lagi kegiatan,” ujarnya seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Selasa (24/5/2022).
Mahardika membeberkan awalnya pelaku hendak mengambil sebuah motor Honda Vario. Tetapi karena motor itu dikunci ganda, pelaku menggasak dua Honda Beat.
“Yang dicuri sepedanya karyawan. Rencana mau ambil Vario, tapi dikunci ganda, kebetulan yang beat dua unit tidak dikunci ganda,” katanya menambahkan.
Kapolsek Purworejo, AKP Endi Purwanto, mengungkapkan fakta lain. Dia mengatakan aksi pencurian motor tersebut terjadi pada dua waktu yang berbeda.
Menurut dia, aksi pertama terjadi pada dini hari. Sedangkan aksi kedua dilakukan pada siang hari.
Baca Juga: Beredar Video Motor Maling Dibakar di Pasuruan, Pemiliknya Digebuki, Polisi Tembakkan Peringatan
“Pencuriannya dilakukan dalam waktu yang berbeda. Satu unit diambil jam 04.30 WIB, kemudian satu unit lagi diambil jam 11.00 WIB, ” ungkapnya.
Dua sepeda motor yang dicuri di antaranya Honda Beat hitam dengan nomor polisi N 4627 TAF milik Yakup dan Honda Beat N 6033 TCH milik Khoiriyah. Korban sudah melaporkan kejadian ini ke polisi dan petugas sedang melakukan penanganan.
Berita Terkait
-
Beredar Video Motor Maling Dibakar di Pasuruan, Pemiliknya Digebuki, Polisi Tembakkan Peringatan
-
Korban Penipuan, Warga Pasuruan Merugi Rp 191 Miliar
-
Wabah PMK Juga Mulai Meluas di Kabupaten Pasuruan, 79 Ekor Sapi Suspect
-
Tabrak 12 Rumah, Kecelakaan Truk di Pasuruan Bukan Akibat Rem Blong
-
Kelompok Aliran Sesat di Pasuruan Akhirnya Tobat, Ucap Syahadat dan Istigfar Tiga Kali
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Angkut 2.800 Penumpang Tiap Hari, TransJatim Malang Raya Butuh Tambahan Koridor Segera
-
Solusi Payroll Terintegrasi Dari QLola by BRI Untuk Bisnis Modern
-
Sinergi Tanpa APBD: Babak Baru Transformasi Pasar Induk Gadang Malang
-
Lebih dari 8 Ribu Penumpang Padati Terminal Arjosari Malang Saat Idul Adha
-
Pemkot Malang Siapkan Skenario Gabungkan 23 Kampung Tematik Jadi Surga Wisata