SuaraMalang.id - Jaksa gadungan dilaporkan gentayangan di Kota Malang Jawa Timur ( Jatim ) akhir-akhir ini.
Tak tanggung-tanggung, nama Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang, Zuhandi dicatut untuk memalak orang.
Hal itu diketahui oleh Kejaksaan Negeri Kota Malang setelah mendapat laporan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Malang.
Seperti disampaikan Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kota Malang, Eko Budisusanto, jaksa gadungan tersebut berpura-pura menjadi Kejari.
Orang tersebut pun langsung meminta pinjakan uang ke sejumlah OPD dengan cara transfer karena berada di luar kota.
"Jadi ada laporan dari OPD telah mendapat telepon dari seseorang yang mengaku Bapak Zuhandi. Orang itu modusnya mengaku berada di luar kota dan butuh pinjaman uang untuk keluarga yang sedang sakit," kata Eko dikonfirmasi, Rabu (30/3/2022).
Eko pun enggan menjelaskan OPD mana yang disasar jaksa gadungan itu.
Dia hanya menjelaskan, pelaku tersebut telah beraksi selama tiga kali selama bulan Maret 2022 ini.
"Tapi untungnya sebelum memberikan uang OPD-OPD itu menghubungi kami. Jadi tidak sampai tertipu," ujarnya.
Eko pun memastikan seluruh staf dan pimpinan Kejaksaan Negeri Kota Malang tidak pernah meminta uang atau apapun ke masyarakat atau OPD Kota Malang.
Baca Juga: Emak-emak di Malang Sumringah Terima Minyak Goreng Murah Rp14 Ribu
"Kalau masyarakat ada laporan bahwa ada seseorang yang mengaku Kepala Kejaksaan atau pihak Kejari Kota Malang mohon konfirmasi terlebih dulu di 0813-2801-1688," katanya menegaskan.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
-
Emak-emak di Malang Sumringah Terima Minyak Goreng Murah Rp14 Ribu
-
Kemarin, Gadis Malang Disekap Bos Toko Grosir hingga Reaksi Ganis Rumpoko Diisukan Kandidat Manajer Arema FC
-
Pemilihan Rektor Universitas Brawijaya Periode 2022-2027 Segera Digelar
-
Puting Beliung Menyapu 66 Rumah Warga Cangkring Malang, Termasuk Rumah Kadesnya
-
Pasar di Kabupaten Malang akan Digerojok 12 Ton Minyak Goreng Curah
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya
-
Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi