Wakos Reza Gautama
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:34 WIB
Manajemen Arema FC memutuskan mencopot Marcos Santos sebagai pelatih menyusul sederet catatan negatif yang dialami tim itu sepanjang bergulirnya BRI Super League musim 2026/2027. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Manajemen Arema FC resmi memecat pelatih Marcos Santos pada Jumat, 23 Oktober 2026.
  • Kekalahan 1-5 dari Persija Jakarta di Stadion Patriot Candrabhaga memicu pemecatan akibat performa buruk tim.
  • Arema FC menunjuk Andre Caldas sebagai pelatih sementara jelang pertandingan melawan Dewa United.

SuaraMalang.id - Gelombang pemecatan pelatih kembali memakan korban di pentas BRI Super League 2026/2027. Manajemen Arema FC resmi memutus kerja sama dengan sang juru taktik, Marcos Santos, menyusul performa buruk yang tak kunjung membaik.

Kekalahan memalukan 1-5 dari rival abadi, Persija Jakarta, di Stadion Patriot Candrabhaga pada Rabu (21/10/2026) lalu, menjadi pemicu utama manajemen Singo Edan menjatuhkan palu vonis pemecatan.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa perpisahan ini murni berdasarkan evaluasi performa demi menyelamatkan tim dari tren negatif yang kian mengkhawatirkan.

"Manajemen memutuskan untuk mengistirahatkan sekaligus mengakhiri kerja sama secara profesional demi kebaikan bersama. Kami butuh penyegaran taktis secepatnya," tegas Yusrinal dalam rilis resminya, Jumat (23/10/2026).

Keputusan mendepak Marcos Santos diakui bukan perkara mudah. Pelatih asal Brasil itu sejatinya telah menukangi Singo Edan selama dua musim dan sangat memahami kultur sepak bola nasional.

Namun, rentetan lima laga beruntun tanpa kemenangan membuat manajemen tak punya pilihan selain mengambil langkah darurat demi memulihkan mental bertanding anak-anak Malang.

Manajemen memastikan pemutusan kerja sama ini dilakukan secara elegan. Seluruh hak dan kompensasi kontrak Marcos Santos akan dipenuhi secara profesional berlandaskan asas hukum dan semangat kekeluargaan.

Tak ingin larut dalam kekosongan nakhoda jelang jadwal padat, Arema FC langsung menunjuk asisten pelatih, Andre Caldas, sebagai pelatih sementara (interim).

Ujian berat langsung menanti pemilik lisensi A Pro tersebut. Andre dijadwalkan langsung memimpin Dedik Setiawan dan kolega saat menjamu Dewa United dalam laga krusial di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (25/10/2026) mendatang.

Baca Juga: Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar

"Agar persiapan tidak terganggu jelang laga kandang melawan Dewa United, Andre Caldas kami percaya sebagai pelatih interim. Beliau sudah mengantongi lisensi A Pro dan sangat paham dinamika internal tim," lanjut Yusrinal.

Kendati demikian, Arema FC menegaskan bahwa perburuan pelatih kepala definitif terus bergulir. Manajemen membidik sosok anyar berkarakter kuat yang dinilai mampu mengembalikan martabat Singo Edan ke papan atas kompetisi.

"Kami memohon doa dan dukungan dari Aremania agar pembenahan ini menjadi titik balik kebangkitan Arema FC," pungkasnya. (ANTARA)

Load More