SuaraMalang.id - Kasus prostitusi online menggunakan aplikasi Michat memang marak akhir-akhir ini. Tak hanya di kota-kota besar seperti di Surabaya dan Malang, bahkan di Ngawi ternyata banyak.
Para pelaku Open Boking Online (Open BO) ini dalam menggaet para pelanggannya biasanya menggunakan aplikasi bernama Michat. Di situ pelaku bisa menawarkan harga dan mengunggah foto.
Salah seorang pengguna Michat asal Ngawi kota berinisial ZA mengaku sering menggunakan jasa prostitusi online melalui aplikasi Michat.
Selain mudah dalam bertransaksi, penjual jasa esek-esek melalui Michat dikatakan ZA sangat murah, yakni Rp 300 ribu sekali kencan sudah termasuk hotel.
"Jika open BO mereka menulis di deskripsi, dari harga hingga foto bisa dilihat langsung. Jarak lokasi pun bisa diketahui. Rata-rata harga yang mereka tawarkan Rp 300 ribu sudah termasuk hotel," ujar ZA seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id jejaring media suara.com, Rabu (23/03/2022).
Menurut ZA dengan menggunakan aplikasi Michat memang cukup mudah memenuhi kebutuhan jasmani para lelaki, hanya dengan membuka aplikasi kemudian menemukan foto cantik bisa langsung diboking.
ZA pun menjelaskan, jasa esek-esek melalui medsos juga tidak sedikit yang ternyata dimanfaatkan untuk penipuan, biasanya ketika deal pelaku meminta uang muka atau DP.
"Biasanya ada yang menipu, ketika deal pelaku meminta uang muka melalui transfer, ketika sudah ditransfer nomor kita diblokir. Jadi kalau menggunakan jasa itu saya cari deskripsi yang bayar di tempat atau Cash," katanya.
ZA menambahkan, fenomena prostitusi online menggunakan medsos sudah tidak asing lagi di Ngawi, ZA menerangkan aplikasi tersebut kini banyak digunakan oleh para lelaki hidung belang.
"Prostitusi online menggunakan Michat sudah marak di Ngawi. Pernah saya tanya ke pelaku open BO, di Ngawi dalam sehari 5 hingga 8 tamu atau pria hidung belang yang dia layani," ujarnya.
"Pelaku open BO mengaku berasal dari Jawa Tengah, datang ke Ngawi bersama teman-temannya yang berprofesi sama, dan berpindah-pindah lokasi dari hotel ke hotel dengan berbeda daerah," katanya menegaskan.
Baca Juga: Polisi Kawal Pemkot Malang Berantas Prostitusi Online
Berita Terkait
-
Polisi Kawal Pemkot Malang Berantas Prostitusi Online
-
Bukan Cuma Minyak Goreng, Harga Sembako di Ngawi Mulai Naik Jelang Ramadan Ini
-
Polisi Gadungan Tipu Perempuan di Ngawi, Digerebek Warga dan Beginilah Nasibnya
-
Perbaikan Jembatan Ngantru Rampung, Akses Penghubung Ngawi-Bojonegoro Pulih Kembali
-
PHRI Imbau Pengelola Hotel di Kota Malang Mewaspadai Prostitusi Online
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
Terkini
-
Buntut Viral Merokok di Ruangan Laktasi, Oknum Satpol PP Malang Disidang
-
Gunung Semeru Erupsi 5 Kali, Kolom Abu Capai 1 Km dari Puncak
-
CEK FAKTA: Prabowo Marahi Luhut yang Ketahuan Main Proyek IMIP Morowali, Benarkah?
-
Operasi Keselamatan Semeru 2026: 2.151 Pelanggar Terjaring, Tak Pakai Helm Mendominasi
-
5 Fakta Oknum Satpol PP Merokok di Ruang Laktasi Alun-alun Merdeka Malang, Viral di Medsos!