- Unggahan Facebook sebut Prabowo marahi Luhut tanpa bukti resmi.
- Tidak ada pernyataan pemerintah membenarkan tudingan keterlibatan Luhut.
- Klaim beredar dipastikan masuk kategori hoaks menurut penelusuran fakta.
SuaraMalang.id - Kabar tentang Prabowo marahi Luhut Binsar Pandjaitan karena jadi pemain di proyek IMIP Morowali ramai beredar di media sosial Facebook.
Unggahan itu memunculkan narasi bahwa Presiden disebut menegur Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan karena diduga terlibat dalam proyek tersebut serta dikaitkan dengan isu lingkungan.
Narasi mengenai Prabowo marahi Luhut karena jadi pemain di proyek IMIP Morowali dibarengi kalimat yang menggiring opini publik, seakan-akan masyarakat tengah menunggu keputusan Presiden. Informasi ini cepat menyebar dan memicu perbincangan di berbagai kolom komentar.
Dalam unggahan itu, klaim Prabowo marahi Luhut karena jadi pemain di proyek IMIP Morowali disertai ajakan kepada warganet untuk menilai situasi tersebut.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“PRABOWO MARAH LUHUT KETAUHUAN JADI PEMAIN PROYEK IMIP, MOROWALI DAN PERUSAK LINGKUNGAN ALAM SUMATERA
Netizen: “rakyat menanti keputusanmu pak pak presiden”
Bagaimana menurut Anda !?”
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta Antara, tidak ditemukan informasi resmi yang menyatakan Prabowo memarahi Luhut atau bahwa Luhut terlibat sebagai “pemain” dalam proyek IMIP.
Sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan bahwa sebagai mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, ia bertanggung jawab atas perencanaan dan pengembangan investasi nasional selama lebih dari satu dekade.
“Sebagai mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, saya bertanggung jawab atas perencanaan dan pengembangan investasi nasional selama kurang lebih sebelas tahun,” ungkap Luhut, dilansir dari ANTARA.
Isu terkait IMIP kembali mencuat setelah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau latihan TNI di Morowali dan menyoroti tidak adanya perangkat negara di bandara khusus kawasan tersebut.
Selain itu, anggota Komisi III DPR RI Abdullah meminta Polri menginvestigasi bandara khusus di wilayah pertambangan tersebut.
Dengan demikian, klaim Prabowo marahi Luhut karena jadi pemain di proyek IMIP Morowali tidak memiliki dasar informasi resmi.
Kesimpulan
Narasi Prabowo marahi Luhut karena jadi pemain di proyek IMIP Morowali beredar tanpa bukti dan tidak ditemukan pernyataan resmi yang mendukungnya.
Berita Terkait
-
Tepis Isu Intimidasi, Dudung Sebut Presiden Prabowo Terbuka pada Kritik: Jangan Dipelintir!
-
Satgas PKH Setor Rp10,27 Triliun dan 2,37 Juta Hektare Lahan Hutan ke Negara
-
Prabowo Bangga, Gaji Hakim RI Naik 280 Persen dan Kini di Atas Malaysia
-
Prabowo Tantang Satgas PKH: Takut Bandit atau Berani Bela Rakyat?
-
Bongkar Modus Birokrat 'Kickback' Perizinan, Prabowo Mau Efisiensi Izin 2 Tahun jadi 2 Minggu
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Libur Panjang Tiba: Puluhan Ribu Pelancong Serbu Stasiun Malang
-
Dua Kantong Jarum Suntik Limbah B3 Ditemukan di Saluran Air Warga Malang
-
Kakek 60 Tahun di Malang Terjaring Angkut Kayu Jati Ilegal
-
Kabar Gembira! Pelajar di Kota Malang Bakal Bisa Sekolah Naik Angkot Gratis Mulai Mei Ini
-
Kejari Kota Malang Hancurkan Barang Bukti Kejahatan Senilai Miliaran Rupiah