SuaraMalang.id - Kabar mengejutkan datang dari Jember Jawa Timur. Infrastruktur Stadion Jember Sport Garden yang akan digunakan sebagai venue pekan olahraga Provinsi Jatim dirusak orang.
Kasus ini sendiri kini sudah ditangani kepolisian setempat, Jumat (11/03/2022). Stadion yang akan menghelat olahraga akbar di Jatim itu kabel listriknya dipreteli orang.
Kasus ini terkuak saat panitia sedang melakukan tes uji coba stadion. Saat itu listrik di JSG padam, Kamis (9/3/2022). Seperti disampaikan Sekretaris Dispora Jember Bambang Cipto Wibowo.
Pegawai Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jember yang berkantor di sana heran, pemadaman berlanjut hingga Jumat pagi ini.
"Pemadaman kok sampai dua hari. Waktu kami tanya (ke Perusahaan Listrik Negara) kemarin memang ada pemadaman," katanya seperti dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
Kecurigaan Bambang terbit, karena saat PLN selesai melakukan perbaikan, listrik di JSG tetap padam.
"Tadi pagi penjaga JSG berkeliling. Saklar di trafo saat dinaikkan kok tidak ada aliran listrik. Saat melihat lokasi tempat listrik kok berantakan semua. Penutup kabel berantakan," katanya.
Begitu dicek, lanjut Bambang, ternyata kabel sentral sudah terpotong kurang lebih lima meter.
"Saya pagi tadi langsung menelepon Polsek Ajung, dan melaporkan ke Polres Jember. Tadi pagi sekitar jam sembilan, dari polsek beberapa petugas sudah meluncur untuk melihat lokasi langsung," ujarnya menambahkan.
Bambang sudah memerintahkan pegawainya untuk mengecek kabel yang harus diganti.
Baca Juga: Cuaca Hari Ini, Sebagian Besar Wilayah Jatim Terpantau Cerah Berawan
"Satu dua hari ini diganti. Kalau kita menunggu lama-lama akan ganggu aktivitas di kantor, karena banyak yang harus dikerjakan. Tadi sudah saya datangkan instalatir agar segera diatasi," tuturnya.
JSG adalah stadion yang dibangun pada masa pemerintahan Bupati MZA Djalal. Stadion ini rencananya akan menjadi tempat pembukaan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur pada Juni mendatang.
"Di Stadion JSG, akan dipertandingkan sepak bola, atletik, dan drum band," kata Bambang.
Namun dari pertandingan itu paling urgen adalah kesiapan untuk atletik, karena ada 14 nomor yang dipertandingkan.
"Saya sudah minta data resmi dari PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) Jatim, 14 nomor yang dipertandingkan ini harus di satu lokasi. Jadi tidak ada satu pun nomor yang dipertandingkan di luar JSG," katanya memungkasi.
Berita Terkait
-
Cuaca Hari Ini, Sebagian Besar Wilayah Jatim Terpantau Cerah Berawan
-
Kasus Omicron Masih Tinggi, Vaksinasi Booster di Jatim Digencarkan
-
Sedihnya Emak-emak di Jember Ini, Sudah Antre Lama Tapi Tak Kebagian Minyak Goreng
-
Cegah Konflik Banyuwangi Merembet, Polisi Ajak Deklarasi Damai PSHT dan Pagar Nusa Jember
-
Dua Anggota Polda Jatim Diperiksa, KPK Dalami Aktivitas Usaha PT SGP Terkait Kasus Suap Hakim Itong Isnaeni
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Terbongkarnya Aksi Pembakaran Gudang Rokok di Malang, Pelakunya Ternyata Orang Dalam
-
Keberangkatan Dibatalkan, Ratusan Penumpang KAI di Stasiun Malang Refund Tiket
-
Arema FC Dibantai Persebaya 4-0, Manajemen Singo Edan Murka dan Tebar Ultimatum
-
Malang Dikepung Air: 15 Titik di 5 Kecamatan Terendam Banjir Setelah Hujan Deras
-
Tiba di Madinah: Akhir Penantian 48 Jam Kloter 16 Malang Setelah Drama 'Technical Landing' di Medan