SuaraMalang.id - Halaman markas Polres Jember pada Jumat (28/01/2022) nampak sedikit berbeda dengan kehadiran sejumlah sapi.
Hewan ternak berharga belasan hingga puluhan juta rupiah itu merupakan hasil ternak sejumlah peternak selama beberapa tahun yang kemudian dicuri sindikat pencurian hewan ternak.
Kepolisian Resort Jember berhasil mengamankan dua orang tersangka, sindikat komplotan pencurian hewan, beserta tujuh ekor sapi.
"Kedua tersangka berinisial AY (38) warga Dusun Sasi Sumberlotoh, Desa Sukosari dan M (51) asal Dusun Duklengkong, Desa/Kecamatan Sukowono, sedangkan dua tersangka lagi masih DPO," kata Kasat Reskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna, Jumat (27/1/2022).
Dalam Press Conference dihalaman kantornya, Kasat Reskrim menyampaikan, terungkapnya kasus ini berawal para tersangka yang hendak akan melakukan transaksi penjualan dugaan hasil curian, yang dimuat dengan mobil Daihatsu Zebra warna biru di Mumbulsari.
"Sapi oleh tersangka AY dan M akan dijual kedaerah Tamanan, Bondowoso, dan akan menjual ke tersangka berinisial B. Saat itu B berhasil melarikan diri, untuk 6 ekor sapinya berhasil diamankan," terang Komang Yogi.
Saat diinterogasi, tersangka telah mengakui perbuatannya mencuri sapi di wilayah Desa Arjasa, Kecamatan Sukowono, Desa Randuagung, Kecamatan Sumberjambe, Desa Sebanen, Kecamatan Kalisat dan juga di Kecamatan Tamanan, Kabupaten Bondowoso.
"Dalam aksinya, tersangka merusak kandang sapi malam hari, lalu membawa kabur sapinya dan dinaikkan sebuah mobil," bebernya.
"Setelah itu, para tersangka membawa hewan sapi tersebut ke tempat penampungan," ujarnya.
Baca Juga: Tersangka Pembunuh Pacar di Sukowono Jember, Terancam Hukuman Mati
Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan pengejaran terhadap dua tersangka lainnya, yang berhasil melarikan diri.
Tersangka akan dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. "Barang bukti mobil Daihatsu Zebra dan 7 ekor sapi telah kami amankan," katanya menegaskan.
Berita Terkait
-
Tersangka Pembunuh Pacar di Sukowono Jember, Terancam Hukuman Mati
-
23 Siswa SMP Diperiksa Terkait Obat Berbahaya, DPRD Sebut Jember Darurat Narkoba
-
Peredaran Pil Koplo di Lingkungan Sekolah Jember Diotaki Siswi SMP, Sebanyak 23 Pelajar Diperiksa Polisi
-
Retakan Tanah Ancam Rumah Warga di Jember, BPBD Gerak Cepat Turun Tangan
-
Kecelakaan di Jalur Gumitir Jember -Banyuwangi, Mobil Xenia Jatuh ke Jurang
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Angkut 2.800 Penumpang Tiap Hari, TransJatim Malang Raya Butuh Tambahan Koridor Segera
-
Solusi Payroll Terintegrasi Dari QLola by BRI Untuk Bisnis Modern
-
Sinergi Tanpa APBD: Babak Baru Transformasi Pasar Induk Gadang Malang
-
Lebih dari 8 Ribu Penumpang Padati Terminal Arjosari Malang Saat Idul Adha
-
Pemkot Malang Siapkan Skenario Gabungkan 23 Kampung Tematik Jadi Surga Wisata