SuaraMalang.id - Seorang pria Banyuwangi babak belur digebuki warga gegara tepergok mau curi motor. Peristiwa ini terjadi di Pelabuhan Muncar.
Pria berinisial DS saat itu kondisinya sedang mabuk berat. Warga asal Sukoharjo Jawa Tengah itu tepergo mau mencuri sepeda motor warga namun ketahuan.
Ia kemudian dihajar ramai-ramai dan peristiwa ini direkam oleh warga. Video tersebut kemudian viral di media sosial. DS pun babak belur akibat dikeroyok warga.
Beruntung aksi main hakim sendiri ini bisa diredam oleh salah satu warga. DS kemudian dibawa ke Mapolsek Muncar. Dijelaskan Kapolsek Muncar Kompol Zaenuri, DS sebetulnya sudah cukup lama tinggal di Muncar.
Hampir setiap hari, kata dia, DS beraktivitas di pelabuhan. Namun saat peristiwa pada Senin malam (18/10/2021), DS tengah dalam kondisi mabuk, hendak mencuri sepeda motor yang terparkir. Namun gelagat DS kemudian diketahui oleh warga.
"Saat ditanya, DS terus berkilah dan tidak mengaku. Warga yang kemudian emosi memukuli DS hingga babak belur," katanya seperti dikutip dari suarajatimpost.com, jejaring media suara.com, Selasa (19/10/2021).
Beruntungnya, kata dia, salah satu warga berhasil meredam emosi warga dan membawa DS ke Mapolsek Muncar untuk diamankan.
"Pelaku sudah diamankan, saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut. Karena sebelumnya pelaku ini tidak bisa dimintai keterangan karena mabuk berat," ujarnya.
Kemudian, kata dia, pemilik motor yang mengaku dicuri belum membuat laporan. Dikarenakan saat dimintai berkas kendaraan bermerek Honda Megapro tersebut, pemilik belum mampu menunjukkan.
Baca Juga: Covid-19 di Banyuwangi Melandai, Camper Van Padati Kawasan Paltuding Ijen
"Karena saya suruh melengkapi surat kendaraan itu ternyata belum ada surat-suratnya," tandasnya.
Saat ini, polisi masih terus menghimpun keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap kasus yang menggegerkan warga muncar tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Covid-19 di Banyuwangi Melandai, Camper Van Padati Kawasan Paltuding Ijen
-
Jelang Musim Hujan, Ada Ratusan Desa di Banyuwangi Berpotensi Kebanjiran Versi BPBD
-
Camat Pesanggaran Banyuwangi Diduga Korupsi Anggaran Covid-19
-
Banyak Hotel Murah Diduga Jadi Sebab Pernikahan Dini di Banyuwangi, Hubungannya Apa?
-
Vaksinasi di Banyuwangi Belum Capai Target, Dosis Pertama 65 Persen
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya
-
Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi