SuaraMalang.id - Terjadi kemacetan panjang di akses masuk Kota Malang dari arah Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (7/7/2021). Lantaran penutupan di simpang Karanglo, Kabupaten Malang atau Exit Tol Singosari.
Penutupan akses utama menuju Kota Malang itu lantaran penerapan kebijakan PPKM darurat.
Kasatlantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppy Anggi Krisna membenarkan jika penutupan akses masuk Kota Malang tersebut merupakan kebijakan PPKM darurat. Selain di Karanglo atau Exit Tol Singosari, penutupan akses juga dilakukan di Landungsari, Kacuk, dan Exit Tol Madyopuro.
"Iya ini sebenarnya kesepakatan Polres Malang Kota, Polres Malang, dan Kota Batu. Sepakat untuk melakukan penyekatan karena Covid-19 yang meningkat ini," kata dia.
"Jadi karena lalu lintasnya kategori zona hitam. Artinya mesti diberlakukan PPKM Darurat tapi mobilitas warganya masih tinggi. Akhirnya per hari ini semua akses masuk ke Kota Malang kami tutup 1 kali 24 jam sampai tanggal 20 Juli mendatang," imbuhnya.
Akibat penutupan itu, sejumlah pengendara mengaku kesal. Seperti disampaikan Mukhlis (31) sopir asal Desa Kendalpayak, Kecamatan Bululawang.
Ia mengaku sudah satu jam lebih terjebak kemacetan akibat penyekatan di persimpangan Exit Tol Singosari tersebut.
"Saya ini habis dari Surabaya bongkar. Lah ini sejak dari Pasar Singosari kok macet ada kalau satu jam ini," ujarnya.
Ia juga mengeluhkan minimnya sosialisasi kebijakan penutupan akses jalan tersebut.
Baca Juga: Malang Butuh Rumah Sakit Darurat, Amuk Covid-19 Mengganas
"Lah kok mendadak begitu ya meresahkan mas. Saya ini mau memarkir truk di Wendit, Pakis sana. Kan deket tapi gara-gara penyekatan ini gimana," keluhnya.
Sementara itu sekitar pukul 19.30, sejumlah pengendara dari arah Singosari Kabupaten Malang menuju Kota Malang terlihat memanfaatkan kelengahan petugas yang berjaga di penyekatan. Sejumlah kendaraan roda dua dan empat nekat mengambil arah berlawanan.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Petaka Cemburu Buta di Kamar Asrama: Mahasiswa Kesehatan di Malang Habisi Nyawa Sahabat Sendiri
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
5 Santri di Malang Jadi Korban Kekerasan Seksual Pengajarnya Sendiri
-
Efek Candu Healing: Pajak Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar, Rekor Baru di Depan Mata
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum