SuaraMalang.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau warga di rumah saja selama PPKM darurat, 3 Juli - 20 Juli 2021. Terutama warga yang berada di kabupaten/kota zona merah COVID-19.
Gubernur Khofifah menjelaskan, ada 20 kabupaten/kota di Jatim berkategori zona merah akibat lonjakan kasus konfirmasi Covid-19. Kemudian 18 kabupaten/koya zona oranye.
"Pekan lalu ada satu yang zona kuning di Kabupaten Probolinggo, dan kemarin sudah oranye. Artinya warning kita semua risiko tinggi 20 kabupaten kota, risiko sedang di 18 kabupaten/kota," katanya dikutip dari Antara, Rabu (7/7/2021).
Ia melanjutkan, merujuk 15 indikator dari epidemiologi, maka bagi masyarakat di zona merah harus tinggal di rumah, kecuali ada tugas sektor kritikal dan juga esensial.
"Kami ingin ajak masyarakat Jatim kembali bersatu lawan COVID-19," ujarnya.
Khofifah juga mengajak masyarakat menahan diri supaya tidak keluar rumah. Tujuannya tidak lain demi kebaikan dan keselamatan diri dan keluarga.
Mantan Menteri Sosial ini juga terus mengimbau agar masyarakat disiplin ketat menerapkan protokol kesehatan (prokes).
"Mari bersama-sama menjaga diri, keluarga dan seluruh masyarakat dengan mematuhi protokol kesehatan 5M, khususnya bagi wilayah yang berada di zona merah," ujarnya.
Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto mengimbau agar jangan sampai mobilitas warga semakin tidak terkendali. Kemudian juga menghindari adanya kegiatan kerumunan.
Baca Juga: Kabar Buruk! Covid-19 di Malang Mengganas, Hari Ini Antre Pemakaman 32 Jenazah
"Apabila ada orang yang berkerumun segera dibubarkan," katanya.
Sedangkan Kapolda Jatim Irjen Pol. Nico Afinta meminta kepala daerah, kapolres dan dandim di seluruh kabupaten/kota terus berkoordinasi. Terutama terkait sistem pelaporan warga terpapar dan kontrol penanganannya.
"Ada aplikasi BLC atau Bersatu Lawan COVID-19, untuk melaporkan desa agar dilaporkan dengan kegiatannya. Pastikan orang isoman (isolasi mandiri) itu terpantau kondisinya melalui WA grup. Langsung dimonitor tiap hari melalui grup ketika dilaporkan, sehingga nyambung antara pemerintah dengan petugas posko jika ada permasalahan agar bisa diselesaikan dengan baik," ujarnya.
(Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Jangan Asal Usap! Ini 6 Micellar Water Penyelamat Kulit Berjerawat agar Pori-Pori Tak Tersumbat
-
Anti Bau Matahari! Ini 5 Parfum Wanita 2026 yang Makin Wangi Saat Berkeringat
-
Hanya 180 Unit yang Lolos? Rencana Angkot Malang Jadi Feeder TransJatim
-
Alami Pengeroyokan di Pantai Wedi Awu, 31 Wisatawan Surabaya Malah Positif Narkoba
-
Tetap Segar Saat Olahraga: Ini 5 Rekomendasi Parfum Ringan yang Tak Bikin Pusing di Gym