SuaraMalang.id - Probolinggo menggelar vaksinasi massal di 15 titik berbeda pada Sabtu 26 Juni 2021. Sebanyak 3000 lebih orang ikut suntik vaksin ini.
Vaksinasi ini berpusat di 15 kantor kepolisian setempat. Mulai dari gedung Urkes Polresta, kantor Samsat dan Satpas, seluruh Puskesmas, PMI dan RSU Dharma Husada.
Program suntik vaksin massal ini dilaksanakan oleh Polresta Probolinggo dalam rangka mendukung program Kapolri satu hari satu juta vaksin sekaligus rangkaian HUT Bhayangkara ke-75.
Seperti dijelaskan Kapolresta Probolinggo AKBP RM Jauhari. Ia mengatakan kegiatan itu terlaksana atas kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Probolinggo.
"Vaksinasi hari ini tidak hanya berada di fasilitas milik Polresta (Probolinggo) saja, tapi juga di seluruh Puskesmas dan Pustu serta rumah sakit di Kota Probolinggo," ujarnya, seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Minggu (27/06/2021).
Kegiatan vaksinasi serentak tersebut merupakan strategi pemerintah untuk menekan penyebaran Covid-19.
"Namun demikian yang terpenting saat ini masyarakat selalu patuh menerapkan protokol kesehatan," imbuhnya.
Untuk mendapatkan vaksin gratis masyarakat hanya diminta datang ke pusat layanan kesehatan yang tersedia. Lalu menunjukkan KTP dan menyerahkan nomor handphone untuk pengiriman SMS notifikasi.
Tingginya angka kasus aktif Covid-19 di Jawa Timur membuat animo masyarakat untuk mendapatkan vaksin semakin meningkat.
Baca Juga: Empat Kecamatan di Kabupaten Probolinggo Zona Merah, 20 Kasus Baru Covid-19 dalam Sehari
Total jumlah masyarakat yang telah menerima vaksin hari ini sebanyak 3.847 orang, sebagian kuota layanan vaksinasi telah penuh karena tingginya minat masyarakat.
"Masyarakat yang belum kebagian kuota vaksin bisa mendaftarkan diri melalui layanan vaksinasi massal yang akan terus digelar hingga Rabu tanggal 30 Juni 2021," kata Jauhari.
Berita Terkait
-
Empat Kecamatan di Kabupaten Probolinggo Zona Merah, 20 Kasus Baru Covid-19 dalam Sehari
-
Antisipasi Covid-19, Pesantren di Probolinggo Meniadakan Kunjungan Santri
-
Arkeolog Lanjutkan Ekskavasi Temuan Struktur Kuno Diduga Era Mpu Sindok di Probolinggo
-
Banjir Rob Menerjang Permukiman di Kabupaten Probolinggo
-
Viral Pemotor Serempet Orang di Probolinggo Trus Kabur, Warganet: Kurang Ajar Banget!
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Wasiat Terakhir Yai Mim: Kepulangan Sunyi ke Pelukan Tanah Kelahiran
-
Teka-teki Napas Terakhir Yai Mim: Sehat Walafiat Sebelum Maut Menjemput di Polresta Malang
-
Skandal Nikah Siri Sesama Jenis di Malang: Versi Berbeda Intan dan Rey Soal 'Suami'
-
Warga Malang Geger Hujan Es Sebesar Kerikil, Jangan Panik! Kenali Tanda-Tandanya
-
Rey di Malang Akui Istri Sudah Tahu Dirinya Perempuan Sebelum Menikah, Kini Berujung Polisi