SuaraMalang.id - Balai Pelestarian Cagar Budaya Mojokerto (BPCB Mojokerto) melanjutkan penggalian atau ekskavasi temuan struktur bangunan kuno di Desa sapikerep, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Situs tersebut ditemukan berada di area perkebunan stroberi yang dikelola desa setempat.
Sedikitnya tujuh orang arkeolog yang melakukan ekskavasi lanjutan temuan struktur batu tersebut.
“Saat ini sudah memasuki penggalian hari ke empat. Kami coba perluas area pencarian,” kata Arkeolog BPCB Mojokerto Nurmala dikutip dari timesindonesia.co.id --jejaring media suara.com, Kamis (24/6/2021).
Ia melanjutkan, upaya penggalian merupakan tindak lanjut dari laporan warga desa setempat, berupa temuan struktur batu persegi panjang. Temuan tersebut diduga berasal dari era Mpu Sindok.
“Sebelumnya, di sebelah timur lokasi ini ada penemuan prasasti tembaga. Merujuk pada angka 851 saka, jika dikomparasikan ke masehi, itu masuk masa Mpu Sindok,” jelasnya.
Menindaklanjuti hal itu, area penggalian diperluas sekitar 10 meter dari titik awal penemuan struktur batuan. Ditemukannya benda peninggalan sejarah yang berasosiasi dengan temuan-temuan sebelumnya. Berdasarkan konteks ruang dan kedekatan jarak.
Selain ada sejarah temuan sebelumnya, tim berharap ada benda peninggalan lain yang bisa ditemukan, melalui penggalian ini. Penggalian saat ini, masih dibiayai oleh BPCB. Dengan biaya yang minim dan terbatas waktu.
BPCB Mojokerto akan koordinasi dengan Pemkab Probolinggo perihal pendanaan penggalian itu. Sehingga bisa mengungkap jejak sejarah masa lalu di lokasi tersebut.
Berdasar pendekatan wilayah, Sapikerep di lereng Tengger, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, cukup kuat dan berpotensi adanya peninggalan masa lalu. Lantaran kawasan pegunungan, dari sisi kepercayaan animisme dan dinamisme, dianggap sebagai tempat para dewa atau dikeramatkan. Begitu pula pada agama Hindu. Diperkuat dengan temuan sebelumnya, berupa lempeng prasasti tembaga bertuliskan jawa kuno.
Baca Juga: Banjir Rob Menerjang Permukiman di Kabupaten Probolinggo
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan