- Dua jemaah haji asal Kota Malang meninggal dunia saat tiba di Bandara Juanda dan RS Haji Surabaya, Kamis (4/6/2026).
- PPIH Debarkasi Surabaya mencatat total sepuluh jemaah telah wafat sejak keberangkatan hingga kepulangan musim haji 1447 H ini.
- Tiga jemaah haji asal Jawa Timur saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit wilayah Arab Saudi.
SuaraMalang.id - Kerinduan mendalam untuk memeluk keluarga di kampung halaman menjadi motivasi terkuat bagi para jemaah haji saat melangkah turun dari pesawat.
Namun, bagi dua jemaah asal Kota Malang, perjalanan suci itu berakhir tepat saat kaki mereka kembali berpijak di bumi pertiwi.
Kamis (4/6/2026) menjadi hari yang penuh isak tangis bagi Kloter 12 Debarkasi Surabaya. Di tengah hiruk-pikuk kepulangan, kabar duka menyelimuti Bandara Internasional Juanda dan Rumah Sakit (RS) Haji Surabaya.
Hery Widianto (69), jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 12, mengembuskan napas terakhirnya tepat di Bandara Juanda, sesaat setelah mendarat.
Di tempat terpisah, rekan satu kloternya, Wayan Rohani Suwasti (63), meninggal dunia dalam perawatan intensif di RS Haji Surabaya.
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, tak kuasa menyembunyikan rasa duka mendalam atas kepulangan dua tamu Allah tersebut.
“Kami menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya. Ini adalah kehilangan bagi kita semua,” ujar Anam di Asrama Haji Surabaya.
Hingga Kamis petang pukul 18.30 WIB, arus kepulangan jemaah haji melalui Debarkasi Surabaya terus mengalir. Tercatat sebanyak 5.684 jemaah dan petugas dari 15 kloter telah tiba di tanah air. Angka ini mencakup sekitar 13 persen dari total 44.000 jemaah yang diberangkatkan pada musim haji 1447 H ini.
Namun, di balik angka-angka tersebut, tersimpan perjuangan fisik yang luar biasa. Selain dua jemaah yang wafat di Surabaya, PPIH mencatat delapan jemaah lainnya telah berpulang di tanah suci, sementara empat jemaah masih menjalani perawatan medis di Arab Saudi.
Baca Juga: Siapkan Jaket Tebal! Bediding Menyergap Malang, Suhu Anjlok Hingga 17 Derajat
Hingga saat ini, masih ada ribuan jemaah yang menanti jadwal terbang kembali ke Indonesia. Di antara mereka, ada tiga sosok yang terpaksa tertahan karena kondisi kesehatan yang menurun drastis.
Mohammad Dzikri Muiz (65) asal Probolinggo kini tengah berjuang melawan kanker di RS Jeddah. Sementara itu, dua jemaah asal Kota Malang lainnya, Siti Mutmainah Asari (64) dan Matory Ahmad Jalil (78), masih terbaring lemah di RS Taif dan RS King Faisal akibat sesak napas.
"Kami terus berkoordinasi dengan otoritas kesehatan di Arab Saudi untuk memantau kondisi mereka. Harapannya, mereka segera pulih dan bisa menyusul pulang," tambah Anam. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Siapkan Jaket Tebal! Bediding Menyergap Malang, Suhu Anjlok Hingga 17 Derajat
-
Niat Selundupkan Suplemen ke Lapas Malang, Napi Kena Sanksi 3 Bulan
-
SPMB Kota Malang 2026: Disdikbud Buka Posko Pengaduan Tampung Protes Wali Murid
-
Makan Bergizi Gratis Tidak Layak? Warga Malang Kini Punya Jalur Khusus Lapor Jaksa
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Dedikasi Mantri BRI Dewi Natalia, 15 Tahun Gerakkan Ekonomi Pedagang Lampung
-
Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan
-
Audiensi Berujung Ricuh: Anggota DPRD Malang Masuk RS Usai Diseruduk Warga
-
Mudahkan Transaksi dan Remitansi PMI, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
Insiden Kampus UB Malang: Mahasiswa FK Jatuh dari Lantai Enam, Polisi Telusuri Motif