SuaraMalang.id - Universitas Brawijaya Malang berencana membuka kembali perkuliahan tatap muka, hanya saja tidak seluruh mahasiswa diperbolehkan kuliah secara luring.
Rektor Universitas Brawijaya Prof. Nuhfil Hanani mengatakan, akan menerapkan kuliah tatap muka dengan skema blended learning, yakni tidak semua mahasiswa yang dapat kuliah tatap muka di kampus.
"Jadi hanya 25 persen saja yang luring, selebihnya 75 persen mahasiswa tetap menjalani kuliah secara daring," ujarnya dikutip dari Suaraindonesia.co.id jaringan Suara.com, Selasa (4/5/2021).
Ia melanjutkan, yang bisa mengikuti kuliah secara langsung hanya mahasiswa yang sama sekali belum pernah berkegiatan di kampus. Dicontohkannya mahasiswa semester 1 dan semester tiga tahun akademik 2021/2022.
Selain itu, pihaknya juga mengizinkan mahasiswa semester akhir, terutama yang sednag mengerjakan skripsi atau tugas akhir.
Ia menambahkan, rencana membuka kembali perkuliahan tatap muka tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 secara ketat. Kemudian, mahasiswa yang akan mengikuti perkuliahan luring juga wajib mengantongi izin resmi dari orang tua.
"Mahasiswa kuliah luring wajib mendapatkan persetujuan orang tua atau wali,” sambungnya.
Selain itu, UB juga telah mengatur teknis agar mahasiswa yang kuliah tatap muka memperhatikan jarak antar mahasiswa minimal 1 meter dan tidak bergerombol.
Setiap mahasiswa akan diberi penanda untuk memastikan bahwa mahasiswa yang masuk ke kampus adalah mahasiswa yang mendapatkan giliran belajar tatap muka.
Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Malang Mengarantina 71 Pekerja Migran di Safe House
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang