SuaraMalang.id - Ribuan tenaga honorer di Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur belum menerima hak gaji atau honor, Januari-Februari 2021. Ini buntut belum rampungnya pembahasan APBD 2021, imbas gejolak pemimpin sebelumnya, Bupati Faida dengan DPRD Jember.
Bupati Jember yang baru, Bupati Hendy Siswanto mengaku sedang mengupayakan solusi terbaik untuk memberikan hak-hak honor pegawai. Termasuk menjalin komunikasi dan koordinasi dengan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan).
Bupati Hendy tak ingin gegabah terkait persoalan honor. Sebab Ia tidak mau menabrak regulasi yang sudah ada. Meski demikian, ditegaskannya akan segera mencairkan honor pegawai sesuai mekanisme yang tepat.
"Kemudian untuk (tenaga atau pegawai) honorer, nantinya kami punya mitra dengan perbankan. Menunggu APBD, berarti yang Januari dan Februari kemarin belum terbayar. Menunggu 3 minggu lagi, (mungkin) bisa gak cair selama 3 bulan," katanya, Kamis (4/3/2021).
"Tetapi untuk hal ini (proses menunggu pencairan dan selesainya APBD). Kami akan cari solusi-solusi yang tepat. Bersama stakeholder kita, agar bisa menyelesaikan soal honor bagi para (tenaga) honorer ini," imbuhnya.
Terlepas dari itu, Bupati Hendy juga berkomitmen untuk menuntaskan segera pembenahan birokrasi.
"Kami akan melakukan pembenahan-pembenahan. Kami akan mencari penyelesaiannya. dalam waktu dekat ini agar (semua persoalan) bisa terselesaikan," tandasnya.
Kontributor : Adi Permana
Baca Juga: Rebutan Genset, Wanita Muda Jember Ini Dipukul Sandal Lalu Ngadu ke Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Wasiat Terakhir Yai Mim: Kepulangan Sunyi ke Pelukan Tanah Kelahiran
-
Teka-teki Napas Terakhir Yai Mim: Sehat Walafiat Sebelum Maut Menjemput di Polresta Malang
-
Skandal Nikah Siri Sesama Jenis di Malang: Versi Berbeda Intan dan Rey Soal 'Suami'
-
Warga Malang Geger Hujan Es Sebesar Kerikil, Jangan Panik! Kenali Tanda-Tandanya
-
Rey di Malang Akui Istri Sudah Tahu Dirinya Perempuan Sebelum Menikah, Kini Berujung Polisi