SuaraMalang.id - Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin memasang foto status di WhatsApp sebuah mobil Alphard warna putih. Mobil ini merupakan kendaraan dinasnya sebagai wali kota.
Mobil dinas dengan pelat nomor polisi N 1 PP itu ternyata akan dipinjamkan gratis bagi warga Probolinggo yang menggelar acara nikahan.
Dalam status WhatsApp itu, bupati menulis status seperti ini: "Kalau ada saudara atau tetangga yang mau menikah silakan bisa pakai mobil ini. Silakan masyarakat Kota Probolinggo boleh memanfaatkan mobil milik pemkot, yang biasa saya pakai ini. Yang penting bermanfaat."
"Jika ada yang pinjam, maka pada hari itu, saya akan pakai mobil lainnya. Silakan pakai tanpa biaya alias gratis," katanya di Kota Probolinggo, demikian dikutip dari Antara, Rabu (20/01/2021).
Menurut dia, warga yang ingin melangsungkan akad nikah, sang pengantin bisa gunakan mobil dinas wali kota tersebut dengan cara mendaftar ke Bagian Umum Setda Kota Probolinggo di Jalan Panglima Sudirman dengan melampirkan KTP asli.
"Warga tidak hanya bisa menikmati fasilitas mobil dinas wali kota, namun kami juga akan meminjamkan bersama sopirnya, sehingga dengan begitu masyarakat atau pengantin tinggal menikmati penggunaan mobil tersebut," tuturnya.
Wali kota yang biasa dipanggil Habib itu juga mengingatkan kepada warga yang meminjam mobil dinasnya untuk akad nikah, agar pelaksanaan akad nikah harus mengedepankan protokol kesehatan dan tanpa ada perayaan resepsi.
"Jabatan serta amanah, bukan menjadi batas dan jarak antara saya dengan warga. Jadi saya pikir mobil dinas ini boleh dipakai warga dalam momen spesial pernikahan," katanya.
Ia berharap penggunaan mobil dinas milik wali kota secara gratis tersebut bisa menambah kebahagiaan kedua mempelai dalam acara pernikahannya.
Baca Juga: Gratis! Wali Kota di Jatim Ini Pinjamkan Mobil Dinasnya untuk Nikahan
Berita Terkait
-
Gratis! Wali Kota di Jatim Ini Pinjamkan Mobil Dinasnya untuk Nikahan
-
Duh, Warga Probolinggo Ramai-Ramai Ambil Paksa Jenazah Positif Covid-19
-
Bikin Resah, Aksi Komunitas Truk Goyang Ugal-ugalan di Jalanan Probolinggo
-
Dua Pedagang Pasar Tradisional di Probolinggo Positif Covid-19
-
Ratusan Pedagang di Pasar Ini Pilih Tutup Kios, Hindari Tes Rapid Antigen
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang
-
Cuci Gudang di Kandang Singa! Samuel Balinsa dan Deretan Bintang Resmi Pamit dari Arema FC
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan