Waspada! Libur Imlek di Batu Berpotensi Cuaca Ekstrem, BMKG Ingatkan Banjir dan Longsor

"Adanya daerah siklonik di Samudera Hindia sebelah selatan Jawa Timur juga memperkuat pembentukan awan hujan yang intens," tambah Taufiq.

Bernadette Sariyem
Selasa, 28 Januari 2025 | 15:18 WIB
Waspada! Libur Imlek di Batu Berpotensi Cuaca Ekstrem, BMKG Ingatkan Banjir dan Longsor
Ilustrasi cuaca ekstrem.

SuaraMalang.id - Kota Batu kini memasuki puncak musim hujan, bertepatan dengan libur panjang Imlek. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur, termasuk Kota Batu, yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, banjir bandang, tanah longsor, hingga angin kencang.

Menurut Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Timur, Taufiq Hermawan, wilayah Jawa Timur, khususnya bagian Barat, Utara, dan Selatan, sudah memasuki puncak musim hujan sejak akhir Januari 2025. Sementara wilayah Tengah dan Timur diperkirakan mencapai puncak musim hujan pada Februari 2025.

"Kami mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem pada periode 27 Januari hingga 5 Februari 2025. Kondisi ini dapat memicu berbagai bencana seperti banjir, tanah longsor, hingga puting beliung," ujar Taufiq, Selasa (28/1/2025).

Fenomena MJO (Madden-Julian Oscillation) dan gelombang atmosfer Rossby yang melintasi Jawa Timur menjadi salah satu penyebab peningkatan pertumbuhan awan hujan.

Baca Juga:Hujan Deras Tak Halangi Wisatawan, Okupansi Hotel Malang Tembus 80 Persen

Selain itu, aktifnya Monsun Asia dan suhu muka laut yang hangat di perairan sekitar Jawa Timur turut meningkatkan suplai uap air ke atmosfer.

"Adanya daerah siklonik di Samudera Hindia sebelah selatan Jawa Timur juga memperkuat pembentukan awan hujan yang intens," tambah Taufiq.

Kota Batu, dengan topografi yang bergunung dan curam, menjadi salah satu daerah yang rawan terhadap dampak cuaca ekstrem.

BMKG Juanda mengimbau masyarakat di wilayah dengan tebing curam, pegunungan, dan daerah aliran sungai untuk waspada terhadap bencana seperti longsor, banjir, jalan licin, pohon tumbang, dan jarak pandang yang terbatas.

Masyarakat juga diminta untuk memantau kondisi cuaca terkini melalui radar cuaca di situs resmi BMKG Juanda dan media sosial @infobmkgjuanda untuk informasi peringatan dini.

Baca Juga:Debit Brantas Malang Sentuh Tanda Merah! BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Berlanjut

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu telah mengambil langkah mitigasi guna meminimalisir risiko bencana. Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu, Agung Sedayu, menyebutkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan BMKG terkait cuaca ekstrem dan mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat.

"Kami meminta warga, terutama yang tinggal di daerah rawan longsor, banjir, dan pohon tumbang, untuk meningkatkan kewaspadaan," ujar Agung.

BPBD juga menyediakan layanan pelaporan kebencanaan melalui call center di nomor 0812 1710 4099 agar masyarakat dapat melaporkan kejadian darurat dengan cepat.

Kontributor : Elizabeth Yati

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak