Mereka bersaing ketat dengan pasangan HM Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi) yang diusung oleh PDIP dan pasangan independen Heri Cahyono-Gunadi Handoko.
Pada Pilkada 2020, pasangan Sanusi-Didik meraih kemenangan dengan 530.449 suara (45,51 persen), sedangkan pasangan Lathifah-Didik meraih 491.816 suara (42,19 persen). Pasangan Heri Cahyono-Gunadi Handoko memperoleh 143.327 suara (12,30 persen).
Menurut informasi yang dihimpun oleh TIMES Indonesia, Lathifah Shohib terus berjuang untuk mendapatkan rekomendasi dari PKB.
"Sudah final dari PKB mengusung Bu Nyai Lathifah. Sudah ada restu dari Ketum DPP PKB Muhaimin Iskandar," ungkap sumber internal PKB yang tak ingin disebutkan namanya.
Saat ini, Lathifah Shohib masih berada dalam posisi sebagai calon Bupati Malang. Namun, situasi politik yang dinamis memungkinkan perubahan posisi menjadi calon Wakil Bupati Malang. "Sampai saat ini masih dinamis. Segala kemungkinan bisa saja terjadi," tambahnya.
Dengan semakin memanasnya bursa calon Bupati dan Wakil Bupati Malang, publik akan terus memantau perkembangan politik menjelang Pilkada 2024. Dukungan dari partai dan masyarakat akan menjadi faktor kunci dalam menentukan siapa yang akan memimpin Kabupaten Malang di masa depan.
Kontributor : Elizabeth Yati