Empat Orang Meninggal dalam Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Malang Selama Ramadan 2024

Tiga dari empat korban meninggal dunia di rumah sakit, sementara satu orang lainnya meninggal langsung di tempat kejadian perkara (TKP).

Chandra Iswinarno
Jum'at, 12 April 2024 | 20:57 WIB
Empat Orang Meninggal dalam Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Malang Selama Ramadan 2024
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas. (ANTARA)

SuaraMalang.id - Kota Malang mencatat empat korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas selama bulan Maret 2024, yang bertepatan dengan tiga minggu pertama pelaksanaan puasa Ramadan.

Informasi ini diungkapkan oleh Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu M. Isrofi.

Menurut Iptu Isrofi, tiga dari empat korban meninggal dunia di rumah sakit, sementara satu orang lainnya meninggal langsung di tempat kejadian perkara (TKP).

“Ada tiga orang yang meninggal di rumah sakit, sementara satu meninggal langsung di TKP,” ujarnya, Jumat (12/4/2024).

Baca Juga:Libur Panjang Paskah, Jumlah Penumpang Kereta Api di Malang Melonjak 60 Persen

Salah satu kejadian fatal tercatat pada 26 Maret 2024 di Jalan Raya Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, yang menewaskan Wiwik Wicaksono (45), warga Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen.

Menariknya, kejadian ini tidak dicatat sebagai kecelakaan lalu lintas oleh polisi, melainkan kematian akibat sakit di jalan berdasarkan keterangan saksi mata yang menyebutkan bahwa korban sempat menepikan motornya sebelum terjatuh.

Kecelakaan terakhir yang mengakibatkan kematian terjadi pada 31 Maret 2024 di Jalan Raya Bandulan, Kecamatan Sukun, di mana Waljiyem (40), warga setempat yang menyeberang jalan, ditabrak oleh pengendara motor dan meninggal enam jam kemudian di Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA).

Selain kecelakaan fatal, bulan Maret juga diwarnai dengan berbagai insiden lain yang mengakibatkan luka ringan. Total, ada 14 kecelakaan yang ditangani oleh polisi dengan 19 korban mengalami luka ringan.

Sebagian besar kasus dengan korban luka ringan diselesaikan secara kekeluargaan, namun beberapa masih dalam penyelidikan.

Baca Juga:Truk Molen Kecelakaan, Tabrak Ojek, Tiang Telepon dan Berhenti Usai Seruduk Rumah Warga

Kondisi ini menggarisbawahi pentingnya kesadaran keselamatan berkendara, khususnya selama bulan puasa di mana banyak pengendara mungkin mengalami penurunan konsentrasi akibat berpuasa.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini