Cegah Keracunan, Pemkot Batu Sidak Dagangan Takjil Ramadan 1445H

Kami mendukung tradisi menjual takjil, namun penting bagi kami untuk memastikan bahwa makanan tersebut aman untuk dikonsumsi, kata Aries

Chandra Iswinarno
Jum'at, 15 Maret 2024 | 21:53 WIB
Cegah Keracunan, Pemkot Batu Sidak Dagangan Takjil Ramadan 1445H
Ilustrasi pedagang takjil. [Suara.com/Alfian Winanto]

SuaraMalang.id - Penjualan takjil menjadi tradisi yang marak di berbagai penjuru kota saat bulan Ramadan 1445H, termasuk di Kota Batu.

Untuk memastikan keamanan pangan yang dijual kepada masyarakat, Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Kesehatan Kota Batu akan menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap para penjual takjil di wilayah tersebut.

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, mengungkapkan bahwa tujuan dari sidak ini adalah untuk memastikan makanan dan minuman yang dijual memenuhi standar keamanan pangan yang telah ditetapkan.

“Kami mendukung tradisi menjual takjil, namun penting bagi kami untuk memastikan bahwa makanan tersebut aman untuk dikonsumsi,” kata Aries pada Jumat (15/3/2024).

Baca Juga:Operasi Pasar di Kota Batu, Beras Cuma Rp 50 Ribu

Sidang akan dilakukan secara acak kepada penjual takjil yang tersebar di Kota Batu. Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Batu, Monika Kartikaning Fajar, menambahkan bahwa dari sidak tersebut, sampel makanan dan minuman akan diuji untuk mengetahui apakah terkontaminasi bahan berbahaya yang bisa menyebabkan keracunan.

Tim gabungan yang terdiri dari dinas kesehatan, puskesmas, dan BPOM akan melaksanakan kegiatan pembinaan ini pada 19-22 Maret 2024.

Sekitar 35 pedagang takjil di 3 kecamatan di Kota Batu akan dipilih secara acak untuk diperiksa. Fokus utama pemeriksaan adalah pada makanan dan minuman yang mengandung pemanis, pewarna, dan pengawet buatan serta yang rentan terhadap kontaminasi bakteri penyebab keracunan.

“Kami akan menggunakan tes cepat dengan alat sanitarian kit untuk pemeriksaan sampel. Hasil pemeriksaan akan langsung ditindaklanjuti dengan edukasi dan pemberian stiker sebagai penanda bahwa pedagang tersebut telah menerima pembinaan,” jelas Monika.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran penjual takjil terhadap pentingnya menjaga keamanan pangan, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang berbelanja dan mengonsumsi takjil selama bulan Ramadan.

Baca Juga:7 Pasar Takjil Ramadan di Kota Malang untuk Berburu Jajanan Buka Puasa

Kontributor : Elizabeth Yati

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini