GPIB Immanuel adalah gereja tertua di Kota Malang, berdiri sejak tahun 1861. Menyimpan dua Alkitab berusia hampir 400 tahun, gereja ini tidak hanya menjadi tempat peribadatan tapi juga menyimpan cerita sejarah yang kaya.
Museum Brawijaya
Berlokasi di Jalan Ijen No. 25, Museum Brawijaya menyimpan koleksi benda bersejarah dari zaman perang kemerdekaan hingga foto-foto Malang tempo dulu.
Dengan tiket masuk hanya Rp2.000, pengunjung dapat menghargai perjuangan pahlawan dan mempelajari sejarah lebih dalam.
Baca Juga:Rekomendasi Wisata di Pujon Malang untuk Liburan Akhir Pekan yang Menyenangkan
Toko Oen Malang
Toko Oen adalah restoran legendaris yang sudah berdiri sejak era kolonial Belanda. Menawarkan menu andalan seperti ice cream dan steak ala Belanda, Toko Oen membawa pengunjungnya ke masa lalu dengan interior dan atmosfer yang klasik.
Kota Malang juga menawarkan berbagai fasilitas transportasi bagi wisatawan yang ingin menjelajahi keindahan kota ini, seperti bus Malang City Tour (MACITO), angkot, becak, dan lainnya.
Dengan mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Malang, kita tidak hanya menikmati keindahan arsitektur kolonial, tapi juga mempelajari nilai-nilai sejarah dan budaya yang terkandung di dalamnya. Mari berwisata sejarah di Kota Malang dan lestarikan warisan budaya untuk generasi mendatang.
Kontributor : Elizabeth Yati
Baca Juga:Tomoro Coffe di Kayutangan Malang Tawarkan Suasana Santai untuk Nongkrong