Sementara itu, Kapolresta Malang Kota, Kombespol Budi Hermanto menjelaskan, Arema FC adalah klub yang luar biasa. Pihaknya berjanji akan mengawal dan menjaga Aremania dalam setiap laga Arema di Malang.
"Jaga dan pertahankan nama baik Arema. Rekan-rekan Arema luar biasa, dari Malang untuk Indonesia," ujarnya di tempat sama.
Menurutnya, Kamtibmas yang kondusif merupakan hal paling utama. "Jangan kita cederai dengan hal-hal negatif yang bisa menjatuhkan nama baik Arema maupun Aremanita," ujarnya.
Sementara itu, Dirijen Aremania Yuli Sumpil berkomitmen tidak melakukan sweeping kendaraan bermotor plat L. Hal ini untuk menjaga kondusifitas selama pertandingan Arema FC VS Persebaya.
Baca Juga:Resmi! Persebaya Surabaya Disanksi 5 Laga Kandang Tanpa Penonton, Terancam Rugi Miliaran Rupiah
"Jangan sampai kita melakukan sweeping terhadap kendaraan plat L, 1 Oktober nanti, tunjukkan bahwa kita adalah suporter bermartabat," pesan Yuli kepada Aremania ketika bersilaturahmi dengan Kapolres Malang Raya saat itu.
Ketua Panpel Arema FC Abdul Haris juga berharap jargon yang digaungkan selama ini yaitu No Rasis, No Flare, No Anarkis, supaya tetap dijaga dan dilaksanakan oleh pendukung Arema.
"Tujuannya agar suasana stadion tetap kondusif dan meminimalisir sanksi akibat pelanggaran dalam penyelenggaraan pertandingan," ungkapnya di tempat sama.
Dia menyebutkan, melalui Silaturahmi bersama Kapolres Malang Raya ini, Aremania juga berkomitmen untuk bersama-sama menjaga kondusifitas agar pertandingan Arema FC VS Persebaya maupun pertandingan lainnya di liga 1 berjalan Kondusif.
"Kami mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Malang Raya yang rutin menggelar kegiatan silaturahmi bersama Aremania ini. Sehingga terjalin komunikasi, koordinasi dan komitmen bersama menjaga kondusifitas pertandingan liga 1," katanya.
Baca Juga:Kabar Buruk untuk Arema FC, Pemain Persebaya Kini Lengkap, dan Mulai Happy