Indonesia- Uni Emirat Arab Sepakat Bermitra, Ada Enam Program Strategis

Perjanjian Kerja Sama IUAE-CEPA yang telah ditandatangani kedua belah pihak pada hari Jumat (1/7) saling ditukarkan bersama dengan nota kesepahaman lain.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Sabtu, 02 Juli 2022 | 07:00 WIB
Indonesia- Uni Emirat Arab Sepakat Bermitra, Ada Enam Program Strategis
Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta rombongan bertolak menuju Tanah Air dari Bandar Udara Internasional Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), Jumat (1-7-2022) petang. [ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden/Muchlis Jr.]

SuaraMalang.id - Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Presiden Uni Emirat Arab (UAE) Sheikh Mohamed bin Zayed (MBZ) bin Sultan Al Nahyan, Jumat (1/7/2022).

Keduanya juga menyaksikan langsung pertukaran dokumen Kesepakatan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-UAE (IUAE-CEPA) di Istana Al Shatie, Abu Dhabi, UAE.

Perjanjian Kerja Sama IUAE-CEPA yang telah ditandatangani kedua belah pihak pada hari Jumat (1/7) saling ditukarkan bersama dengan nota kesepahaman lain yaitu:

1. Nota Kesepahaman Manajemen Proyek Bersama tentang Mangrove antara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia dengan Kementerian Perubahan Iklim dan Lingkungan Persatuan Emirat Arab.
2. Protokol Perubahan Nota Kesepahaman antara Republik Indonesia dan Persatuan Emirat Arab tentang Kerja Sama Kelautan dan Perikanan.
3. Nota Kesepahaman antara Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia dengan Kementerian Kesehatan Persatuan Emirat Arab tentang kontrol vaksin dan obat-obatan.
4. Protokol tentang Kerja Sama di Bidang Industri Pertahanan dan Pengadaan Alat militer.
5. Nota Kesepahaman dan Kerja Sama antara Universitas Nahdlatul Ulama dan Universitas Kemanusiaan Mohammed bin Zayed.
6. Kontrak Pembelian Landing Platform Dock (LPD) antara PT PAL Indonesia dan Angkatan Laut Persatuan Emirat Arab.

Baca Juga:Jokowi Kenang Sosok Tjahjo Kumolo: Tokoh Teladan dan Nasionalis Sejati yang Penuh Integritas

Sebelum mengunjungi PEA, Presiden Jokowi mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Elmau, Jerman, kemudian menyambangi Kyiv, Ukraina untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, lalu bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow, Rusia.

Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta rombongan bertolak menuju Tanah Air dari Bandar Udara Internasional Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), Jumat petang waktu setempat.

Presiden dan Ibu Iriana dilepas oleh Menteri Energi dan Infrastruktur PEA Suhail Mohammed Al Mazroei, Duta Besar RI untuk PEA Husin Bagis beserta istri, dan Duta Besar PEA untuk Indonesia Abdullah Aldhaheri.

Presiden Jokowi dan rombongan lepas landas sekitar pukul 19.10 waktu setempat menggunakan pesawat Garuda Indonesia GIA-1. Diperkirakan tiba pada Sabtu (2/7) pagi di Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, di Tangerang, Banten.(Antara)

Baca Juga:Temui Pengusaha Persatuan Emirat Arab, Ini Empat Poin yang Dibahas Jokowi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak