Dikonfirmasi terpisah Nur Haryani, Kepala Dinas Peternakan Magetan mengatakan bahwa pihaknya tidak lambat menangani keluhan peternak.
Namun, pihaknya terkendala jumlah petugas, PMK sudah menyebar di 18 Kecamatan yang ada di Magetan, sedang jumlah petugas hanya 16 tenaga medis.
“PMK sudah ada di 18 Kecamatan sedang petugas lapangan kita baik dokter hewan dan paramedik hanya berjumlah 16 orang,” kata Nur.
Selain itu para pedagang dari awal tidak jujur pada dinas. Mereka menyembunyikan kondisi ternak mereka yang sudah sakit karena kuatir ada tindakan dari Disnakan dan membuat harga sapi anjlok jika dijual.
“Sekali lagi kami tegaskan, jika ada laporan masuk di call center kami pasti akan tindak lanjuti,” pungkasnya.
Data terakhir, jumlah ternak yang dilaporkan terserang PMK di Magetan sebanyak 396 ekor sedang yang sembuh 53 ekor.