Peternak di Magetan Kian Panik Setelah Sapi-sapi Terserang PMK Mencapai Ratusan

Para peternak di Kabupaten Magetan kini mulai panik setelah sapi yang terserang wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) mencapai ratusan.

Muhammad Taufiq
Jum'at, 03 Juni 2022 | 10:03 WIB
Peternak di Magetan Kian Panik Setelah Sapi-sapi Terserang PMK Mencapai Ratusan
Sapi-sapi para peternak di Magetan kondisinya kian memprihatinkan [Foto: Beritajatim]

Dikonfirmasi terpisah Nur Haryani, Kepala Dinas Peternakan Magetan mengatakan bahwa pihaknya tidak lambat menangani keluhan peternak.

Namun, pihaknya terkendala jumlah petugas, PMK sudah menyebar di 18 Kecamatan yang ada di Magetan, sedang jumlah petugas hanya 16 tenaga medis.

“PMK sudah ada di 18 Kecamatan sedang petugas lapangan kita baik dokter hewan dan paramedik hanya berjumlah 16 orang,” kata Nur.

Selain itu para pedagang dari awal tidak jujur pada dinas. Mereka menyembunyikan kondisi ternak mereka yang sudah sakit karena kuatir ada tindakan dari Disnakan dan membuat harga sapi anjlok jika dijual.

Baca Juga:Tanggulangi Penyebaran PMK Hewan Ternak, Satbinmas Polres Sukoharjo Gelar Rapat Koordinasi dengan Dinas Terkait

“Sekali lagi kami tegaskan, jika ada laporan masuk di call center kami pasti akan tindak lanjuti,” pungkasnya.

Data terakhir, jumlah ternak yang dilaporkan terserang PMK di Magetan sebanyak 396 ekor sedang yang sembuh 53 ekor.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini