Viral Antrean Warga Menyeberangi Curah Kobokan, Imbas Penutupan Jembatan Gantung Gladak Perak Lumajang

Longsor terjadi di beberapa titik pada kawasan jembatan gantung tersebut.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Jum'at, 13 Mei 2022 | 14:39 WIB
Viral Antrean Warga Menyeberangi Curah Kobokan, Imbas Penutupan Jembatan Gantung Gladak Perak Lumajang
Warga Nekat Menyeberangi Curah Kobokan, Imbas Penutupan Jembatan Gladak Perak Lumajang. [Instagram/@cakyo_saversemeru]

SuaraMalang.id - Jembatan gantung Gladak Perak yang menghubungkan dua kecamatan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, ditutup sementara akibat longsor, Rabu (11/5/2022). Longsor terjadi di beberapa titik pada kawasan jembatan gantung tersebut.

Masyarakat di Kabupaten Lumajang sisi selatan pengguna roda 2, kembali harus memutar jauh lagi jika ingin pergi ke Kabupaten Malang Sisi selatan, begitu pula sebaliknya.

Sebagian arus lalu lintas pun dialihkan ke jalur Curah Kobokan

Dilansir dari unggahan akun instagram @cakyo_saversemeru, tampak di kawasan Curah Kobokan ramai dilewati kendaraan, terutama sepeda motor pada Kamis (12/5/2022) sekitar pukul 17.10 WIB.

Baca Juga:Lima Sapi Mati Mendadak di Kabupaten Lumajang Positif Terpapar Virus PMK

Dalam video terlihat sejumlah sepeda motor memadati jalur di Curah Kobokan. Mereka harus berusaha keras untuk melintas di aliran sungai yang cukup deras meskipun dangkal.

Masyarakat dari kedua sisi bergantian untuk melewati sungai bekas aliran lahar dingin Gunung Semeru tersebut.

Sejumlah pengendara sampai dibantu oleh relawan untuk melintas. 

Beberapa orang juga tampak memilih turun dari boncengan dan berjalan kaki melintasi sungai.

Unggahan tersebut pun mengundang beragan respon dari warganet.

Baca Juga:Sudah Ada Temuan Ratusan Sapi Terpapar PMK di 4 Kecamatan Kabupaten Lumajang

"hati-hati semuanya," ujar back***

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini