facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Uniknya Rencana Gedung UIN Maliki Malang, Desainnya Mirip Kaligrafi Lafaz Basmallah

Muhammad Taufiq Jum'at, 18 Maret 2022 | 15:28 WIB

Uniknya Rencana Gedung UIN Maliki Malang, Desainnya Mirip Kaligrafi Lafaz Basmallah
Maket rencana pembangunan gedung UIN Maliki Malang [Foto: Suaraindonesia]

Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang berencana membangun gedung kampus 3 di Malang. Salah satu keunikan rancangan gedung nanti adalah arsitektur bangunannya.

SuaraMalang.id - Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki Malang berencana membangun gedung kampus 3 di Malang. Salah satu keunikan rancangan gedung nanti adalah arsitektur bangunannya.

Rencananya, gedung kampus tersebut pembangunannya diproyeksikan akan mirip dengan kaligrafi lafaz Basmallah bila dilihat dari ketinggian. Hal ini nampak dari maket rencana pembangunan proyek tersebut.

Rektor UIN Maliki Malang Prof Zainuddin mengatakan, desain seperti itu ternyata memiliki tujuan. Ia mengatakan, pihak kampus ingin kampus tersebut nanti menjadi destinasi pendidikan dunia.

"Kami mempunyai cita-cita, ingin menjadikan UIN Maliki Malang sebagai kampus destinasi dunia," katanya saat peresmian bersama Wakil Kedubes Arab Saudi, Kamis (17/03/2022).

Selain itu, Prof Zain juga mengaku, sampai saat ini UIN Maliki Malang sudah memiliki mahasiswa Internasional dari 32 negara.

"Termasuk dari Arab Saudi. Mahasiswa aktif mencapai 19.500 mahasiswa," ujarnya menambahkan.

Baca Juga: Ahli Manipulasi Proposal dan SPJ Asal Pasuruan Ini Bekuk Telah Gelapkan Miliaran Dana BOP 2020

Dari jumlah itu, menurut rektor, semua tersebar dari beberapa program sarjana, magister dan doktor.

"Selain itu, juga ada sekitar 120.000 calon mahasiswa setiap tahunnya mendaftarkan diri. Namun karena keterbatasan fisik, yang diterima haya 3.700 mahasiswa saja," bebernya.

Prof Zein berharap, kehadiran Kampus 3 UIN Maliki Malang, bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar, nasional dan internasional.

Perlu diketahui, pembangunan kampus 3 UIN Maliki Malang adalah program prioritas kampus.

Namun, karena ada wabah pandemi Covid-19, pembangunan kampus yang menelan anggaran ratusan miliar itu tertunda. Kini, proyeksi pembangunan kampus bertaraf internasional tersebut dimulai kembali.

Baca Juga: Hadapi Persipal Palu, PSP Padang Targetkan Kemenangan

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait