Promotor Hero Tito Mengaku Trauma, Minta Perbaikan Regulasi Perizinan Tinju

Armin Tan ragu apakah akan menjadi promotor tinju lagi pasca insiden Hero Tito tersebut.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Jum'at, 04 Maret 2022 | 14:18 WIB
Promotor Hero Tito Mengaku Trauma, Minta Perbaikan Regulasi Perizinan Tinju
Promotor tinju Hero Tito, Armin Tan. [SuaraMalang.id/Bob Bimantara Leander]

SuaraMalang.id - Promotor tinju, Armin Tan mengaku trauma akibat tragedi Hero Tito yang koma hingga meninggal usai pertandingan di Holywings. Armin meminta perbaikan regulasi perizinan menggelar pertandingan tinju.

"Yang pasti saya sangat trauma. Saya merasa bersalah dengan Hero. Rasanya itu kenapa saya harus menandingkannya, tapi ya musibah saya nggak tahu Hero seperti ini," ujarnya ditemui usai prosesi pemakaman Hero Tito di Malang, Jawa Timur, Jumat (4/3/2022).

Armin pun ragu apakah akan menjadi promotor tinju lagi pasca insiden Hero Tito tersebut.

"Saya enggak kedepan. Apakah saya ada niat atau saya punya keberanian lagi untuk menandingkan pertarungan selanjutnya, saat ini saya masih belum bisa berfikir," kata dia.

Baca Juga:Semasa Kecil Hero Tito Dikenal Tekun Berlatih, Lari ke Sasana Tinju Sejauh 7 Kilometer

Armin menambahkan, nasib Hero begitu tragis dalam pertandingan terakhirnya di Holywings tersebut. Sebab menurutnya, persiapan Hero sudah matang.

"Terakhir dia bertanding di acata saya bulan April tahun kemarin. Persiapannya sama persis dengan ini, bahkan ini yang lebih baik menurut saya. Jadi tempat campnya jauh lebih dekat jauh lebih bersih. Saya tidak tahu apa yanh terjadi sehingga membuat musibah terjadi seperti ini," kata dia.

Armin pun berpendapat meninggalnya Hero karena pertandingan itu karena mendapat banyak luka selama bertanding sebelumnya. Dia menilai kematian Hero ini karena akumulasi luka yang dia dapat di beberapa pertandingan sebelumnya.

"Selama ini dia banyak terluka. Menurut saya itu akumulasi dari pertandingan-pertandingan yang lama bisa juga menyebabkan hal ini," kata dia.

Dugaannya itu juga merujuk hasil CT scan.

Baca Juga:Profil Hero Tito, Mantan Juara Tinju Nasional yang Meninggal Usai Kalah KO

"Menurut saya ada kemungkinan seperti itu, karena dari CT scan itu tidak mungkin cedera separah itu untuk satu kali pertarungan terakhir," ujarnya.

Menyikapi itu, Armin berharap agar ada perbaikan regulasi pertinjuan Indonesia. Terutama tentang perizinan mengajukan pertandingan dengan memperhatikan kesehatan para calon petarung secara ketat.

"Setelah ada kejadian ini harap diubah sedikit, komisi tinju Indonesia dalam memberikan izin pertandingan pemeriksaan kesehatannya sedikit, hanya stetoskop dan pengecekan darah menurut saya itu belum cukup. Kedua petinju yang bertanding kejuaraan nasional harus MRI, HIV Tes, Hepatitis tes, harus melalukaan itu, kalau tidak itu akan terulang kembali," tutupnya.

Kontributor : Bob Bimantara Leander

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak