SuaraMalang.id - Ada banyak influencer media sosial, terutama Instagram di Jawa Timur ( Jatim ). Mereka mengelola media sosial untuk memfasilitasi uneg-uneg warganet terkait daerahnya.
Siang tadi kumpulan para influencer ini menggelar acara webinar bertajuk 'Refleksi 2021 dan Proyeksi 2022' dengan pembicara Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak, Senin (27/12/2021).
Dalam agenda tersebut, para influencer terlihat aktif dalam mengutarakan berbagai masukan dan aduan dari masyarakat yang masuk melalui kanal media sosial milik mereka.
Sebaliknya, Wagub Emil tampak dengan sabar dan telaten mencermati dan merespon satu persatu aspirasi dan uneg-uneg yang disampaikan oleh netizen, bahkan sempat langsung menghubungi instansi terkait untuk mengkoordinasikan tindak lanjutnya.
Baca Juga:Digital Marketing: Cara Influencer Membantu UMKM Memasarkan Produknya
Seperti saat Emil mengecek langsung dengan kepala Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo Kementerian PUPR mengenai dugaan ditutupnya pintu air bendung gerak Sembayat Gresik sebagai penyebab banjir di Lamongan, dimana Emil langsung mendapat kepastian bahwa pintu air justru telah dibuka sebesar 800cm.
Awalnya, Hendri admin @lamongan.update menduga bahwa banjir yang terjadi di lamongan itu salah satunya disebabkan ditutupnya Bendung Gerak di Desa Sembayat Gresik.
"Terkait Bendung Gerak di Desa Sembayat, ketika air banjir di lamongan menggenang, bendungannya itu justru ditutup, jadi akhirnya air gabisa keluar mengalir ke bengawan solo," jelasnya.
Dugaan tersebut direspon cepat oleh Emil dengan mengecek langsung Kepala BBWS Bengawan Solo untuk memastikan kebenaran ditutupnya Bendung Gerak Sembayat saat hujan.
"Pariwisata sudah dibuka kembali per tanggal 25 november, tetapi kunjungan wisatawan masih minim, kami berharap Pemprov dapat membantu promosi tempat wisata terutama yang ada di desa desa," ujar Dwi perwakilan dari admin @pacitanku.
Baca Juga:Jadi Korban Dugaan Penipuan Investasi Alkes, Influencer Ini Rugi Rp 200 Juta
Dalam dialog terbuka tersebut, Wagub Emil menanggapi hal tersebut dengan positif. Melalui Pemprov Jatim, dirinya siap mendukung dalam mempromosikan sektor pariwisata yang ada di Pacitan dan seluruh Jatim.