Terdampak Erupsi Semeru, Warga Lumajang Terpaksa Jual Ayam Petelurnya

Kandang ayam rusak diterjang awan panas Gunung Semeru, pada Sabtu (4/12/2021).

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Kamis, 09 Desember 2021 | 18:21 WIB
Terdampak Erupsi Semeru, Warga Lumajang Terpaksa Jual Ayam Petelurnya
Salah seorang peternak ayam petelur Jali (50) di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Kamis (9/12/2021) pada saat mempersiapkan ayam petelur miliknya untuk dijual. [ANTARA/Vicki Febrianto]

“Tadi yang laku Rp2,1 juta itu, pesan pembelinya untuk dibagikan sama orang yang membutuhkan dan tertimpa bencana. Ini amanah, saya akan melaksanakannya,” ujarnya.

Gunung Semeru mengeluarkan awan panas guguran pada 4 Desember 2021 yang mengarah ke Besuk Kobokan, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, kurang lebih pukul 15.20 WIB.

Kawasan Umbulan di Dusun Sumbersari terdampak letusan Gunung Semeru cukup parah. Tercatat ada 20 hektare lahan pertanian yang rusak dan puluhan rumah mengalami rusak berat. Selain itu, ratusan warga juga harus mengungsi akibat bencana tersebut.

Kekinian, Rangkuman laporan dari tim pencarian dan pertolongan di lapangan per Kamis 9 Desember 2021 pukul 12.00 WIB, jumlah korban meninggal dari erupsi Gunung Semeru bertambah empat orang sehingga totalnya menjadi 43 orang. Sementara itu, warga luka-luka ada 104 orang, yang mana sebanyak 32 orang mengalami luka berat dan 82 lainnya luka sedang.

Baca Juga:PDHI Jatim Kerahkan 31 Dokter Hewan Periksa Kondisi Ternak Korban Erupsi Gunung Semeru

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini